Desember 2019, Sulut Deflasi 1,88 Persen, Efek Terkendalinya Harga Rica Tomat

Dengan adanya deflasi 1,88 persen itu, inflasi tahun kalender dan inflasi 'year on year' Sulut sebesar 3,52 persen.

Desember 2019, Sulut Deflasi 1,88 Persen, Efek Terkendalinya Harga Rica Tomat
Fernando Lumowa/Tribun Manado
Tribun Manado/Fernando Lumowa Kepala BPS Sulut, Dr Ateng Hartono (kanan) menjelaskan data inflasi Sulut Bulan Desember 2019 di kantornya, Kamis (02/01/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kota Manado mengalami deflasi sebesar 1,88 persen pada Bulan Desember 2019.

Dengan adanya deflasi 1,88 persen itu, inflasi tahun kalender dan inflasi 'year on year' Sulut sebesar 3,52 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Dr Ateng Hartono menjelaskan, pembentuk utama deflasi di Kota Manado (Sulut) ialah penurunan indeks kelompok pengeluaran bahan makanan sebesar 8,28 persen.

Kemudian, kelompok sandang 0,22 persen; kesehatan 0,13 persen; makana n jadi, rokok dan tembakau 0,03 persen.

Sementara, komoditas penyumbang deflasi terbesar di Bulan Desember ialah tomat sayur sebesar 1,47 persen.

"Intervensi TPID Sulut dengan menggelar operasi pasar khusus tomat ternyata berhasil menekan harga yang berdampak terjadinya deflasi secara keseluruhan," kata dia.

Menurut dia, pengendalian harga komoditas strategis seperti tomat sayur dan cabai rawit (rica) sangat berpengaruh pada indeks harga konsumen di Sulut.

Selain tomat dan rica, komoditas yang berpengaruh pada deflasi ialah lemon ikang sebesar 0,10 persen; cabai merah keriting 0,06 persen; pepaya 0,06 persen; emas perhiasan 0,04 persen; daun bawang 0,03 persen; jeruk nipis 0,03 persen; Cakalang 0,03 persen dan semangka 0,02 persen.(ndo)

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved