Berita Manado

Penjahit Keluhkan Sepi Orderan Meski Jelang Akhir Tahun

Ayu, seperti penjahit-penjahit yang lain memgeluhkan orderan yang sepi bahkan hingga Selasa (31/12/2019).

Penjahit Keluhkan Sepi Orderan Meski Jelang Akhir Tahun
Isvara Savitri/Tribunmanado.co.id
Penjahit di Shopping Center TKB, Selasa (31/12/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pergantian tahun tinggal menghitung beberapa jam lagi, namun masih ada pekerja yang harus mencari rezeki.

Salah satunya adalah Ayu, penjahit di Shopping Center TKB.

Ayu, seperti penjahit-penjahit yang lain memgeluhkan orderan yang sepi bahlan hingga Selasa (31/12/2019).

"Biasanya mendekati natal sudah ramai tapi ini tidak ada orang," keluhnya.

Jika sepi orderan Ayu mengaku hanya mendapatkan Rp 500 ribu per hari.

"Padahal biasanya minimal bisa dapat Rp 1 juta kalau ramai," tambahnya.

Penjual Kue Kering di Shopping Center TKB Keluhkan Sepinya Pembeli di Penghujung Tahun

50 Contoh Ucapan Selamat Tahun Baru, Cocok Jadi Caption Instagram & Facebook atau Kirim di WhatsApp

Jelang Tahun Baru 2020, Jasa Bersih-bersih Makam Banjir Pesanan: Tergantung Kesepakatan

Jahitan yang dikerjakan Ayu pun bervariasi.

Kalau yang rumit pihaknya memberikan harga hingga Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu per pakaian.

"Tapi kalau yang datang seperti revisian begini paling satu baju Rp 30 ribu, sehari dapat berapa sih," ujarnya.

Sama halnya dengan Kusman, pegawai di Fira Taylor mengaku hingga kini juga masih sepi orderan.

Menurutnya kemungkinan terbesar adalah saat ini orang-orang lebih memilih membeli baju di toko atau mall-mall.

"Ya sekarang kan sudah lebih praktis, ada yang sudah jadi orang tinggal beli. Padahal harganya sama aja bahkan lebih mahal," ujarnya.

Subscribe Tribun Manado Official

Penulis: Isvara Savitri
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved