Diskusi Kedai Kopi Shaad

Kedai Kopi Shaad Gelar Diskusi: Kaleidoskop 2019 dan Proyeksi Politik Manado 2020

Kedai kopi Shaad menggelar diskusi spesial akhir tahun dengan judul Kaleidoskop 2019 & Proyeksi Politik Manado 2020

Kedai Kopi Shaad Gelar Diskusi: Kaleidoskop 2019 dan Proyeksi Politik Manado 2020
istimewa
Kedai kopi Shaad menggelar diskusi spesial akhir tahun dengan judul Kaleidoskop 2019 & Proyeksi Politik Manado 2020 pada Senin (30/12/19) mulai pukul 15:30 Wita hingga 20:39 Wita 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kedai kopi Shaad menggelar diskusi spesial akhir tahun dengan judul Kaleidoskop 2019 dan Proyeksi Politik Manado 2020 pada Senin (30/12/19) mulai pukul 15:30 Wita hingga 20:39 Wita

Hadir sebagai moderator diskusi Haryanto CEO Shaad, serta pemateri Reiner Ointoe (Budayawan) dan Nono Sumampouw (Antropolog) serta pembawa puisi Faradila Bachmid (Duta Baca Sulut).

Sebagai pemateri Reiner Ointoe menyatakan perpolitikan kebanyakan diisi oleh orang -orang yang memiliki sifat predator.

"Tiga Spesies politisi dan politik pada pilkada 2020: predator, Replika for dan "Cikiron"(dua muka) atau "Hypocricy"(political mask atau topeng politik. Jelas Reiner

Predator (memakan segalanya), replikator (menghasil politik yg kualifikasi), cikiron (cuma yang ada manfaat yang instan). Tutup Reiner.

Kedai kopi Shaad menggelar diskusi spesial akhir tahun dengan judul Kaleidoskop 2019 & Proyeksi Politik Manado 2020 pada Senin (30/12/19) mulai pukul 15:30 Wita hingga 20:39 Wita
Kedai kopi Shaad menggelar diskusi spesial akhir tahun dengan judul Kaleidoskop 2019 & Proyeksi Politik Manado 2020 pada Senin (30/12/19) mulai pukul 15:30 Wita hingga 20:39 Wita (Istimewa)

Dipertengahan diskusi duta baca Sulut, Faradila Bachmid membawakan puisi yang berjudul dalam buku puitikologi laut karangan Reiner.

Sementara Nono Sumampouw memaparkan sedikit data perpolitikan di Manado khususnya.

"Saya melihat ada kecenderungan penurunan grafik pemilih dan kekuatan politik umat muslim," ujar Nono

Moderator, Haryanto menyatakan, dalam perpolitikan sebaiknya para politisi menghargai data.

"Dalam dunia politik, para politisi sebaiknya menghargai data, karna data sangat penting dalam pijakan penyusunan strategi," Jelas Anto.

Para peserta antusias dan aktif dalam berdiskusi, hadir dalam diskusi calon wakil walikota Abid Takalamingan, Pitres Sombiwadile (pengamat politik) Mahzabulla Ali (ketua PPP Manado) Baso Affandy (Politisi Hanura) Fadly Kasim (Sek Pemuda Muslimin Sulut) dan komunitas - komunitas pecinta baca buku.

Penulis: Aldi Ponge
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved