Torang Kanal

Riska Sedih Merindukan Sosok Ayah Yang Jadi Korban Tsunami Palu

Bagi Riska sosok ayah itu sangat berarti dalam hidupnya. Sosok ayah yang hebat dan selalu sabar.

Riska Sedih Merindukan Sosok Ayah Yang Jadi Korban Tsunami Palu
Istimewa
Riska Sedih Merindukan Sosok Ayah Yang Jadi Korban Tsunami Palu 

Saat mengetahui tragedi tsunami yang menimpa Palu, Riska langsung menghubungi keluarga di kampung karena memang sudah lama ayahnya tidak pernah memberi kabar.

Semenjak itulah ia mulai stres mengingat ayahnya, semua keluarga di kampung dihubunginya via telpon buat tanya kabar ayahnya.

Riska, ayah dan ibunya asli warga desa Kinaleosan, Kombi, Tondano, Sulawesi Utara.

"Waktu kejadian harapan saya besar papa selamat, bahkan berpikir papa bukan di bagian pusat terjadi tsunami," kata wanita kelahiran 5 Mei 1999.

Sejak kejadian gampa dan tsunami, keluarga Riska mulai mencari jalan untuk langsung ke Palu dan menyuruh salah satu saudara untuk mencari ayahnya.

Riska juga sempat katakan sama saudaranya, kalau ketemu dengan keadaan apapun ayahnya harus dibawa pulang ke kampung halaman bertemu Riska.

"Tapi Tuhan punya rencana Lain, sampai sekarang ini, tidak ada kabar. Menurut saudara yang langsung ke Palu, beberapa hari saat kejadian mayatnya sudah dilihatnya, tapi sudah tidak bisa dibawa pulang lagi," tambahnya.

Riska juga katakan selama 2019, sangat terpukul sedih melewati tahun ini.

Doanya semoga dimanapun ayahnya berada, dalam keadaan apapun ia yakin tetap Tuhan Yesus selalu menjaganya.

Ia juga akan selalu berusaha bahagia walaupun sekarang tinggal hidup dengan seorang ibu.

Halaman
123
Penulis: Fistel Mukuan
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved