RHK Minggu 29 Desember 2019

RENUNGAN HARIAN KELUARGA - Nyanyian Baru kepada Allah

MENYANYI bukan sekedar rangkaian tangga nada dan irama yang mengandung nilai seni. Tapi menyanyi juga merupakan

RENUNGAN HARIAN KELUARGA - Nyanyian Baru kepada Allah
Netralnews.com
Alkitab 

Mazmur 96:1
MENYANYI bukan sekedar rangkaian tangga nada dan irama yang mengandung nilai seni. Tapi menyanyi juga merupakan ungkapan hati, perasaan atau ekspresi manusia tentang sesuatu yang dituangkan dalam liriknya.

Foto Ilustrasi menggenggam Alkitab
Foto Ilustrasi menggenggam Alkitab (http://bit.ly/2mRDqtj)

Dengan menyanyi seseorang dapat merefleksikan ungkapan hati, juga sikapnya tentang sesuatu yang dirangkai dengan tangga nada dan irama sehingga menghasilkan bunyi dan nada yang indah.

Demikian dengan menyanyi bagi Tuhan. Menyanyi bagi Tuhan berarti mengungkapkan tentang perasaan kita kepada Dia Sang Sumber hidup. Jadi menyanyi bagi Tuhan berarti ungkapan hati kita kepada Tuhan.

Menyanyi kepada Tuhan sama dengan berdoa dan berbicara kepada Tuhan dengan menggunakan isi hati kita dalam bentuk rangkaian nada dan irama sehingga terdengar indah dan merdu.

Menyanyi kepada Tuhan berarti mengungkapkan isi hati kita kepada-Nya, apakah sebagai ungkapan syukur, permohonan, keluh kesah, curhat atau bentuk yang lainnya.
Hal itulah yang dilakukan oleh umat Israel bersama para pemimpinnya, termasuk Pemazmur. Mereka mengungkapkan rasa syukur dan hormatnya kepada Allah dengan nyanyian.

Bahkan Pemazmur menyerukan agar umat Israel menyanyikan nyanyian baru kepada Allah atas berkat cinta kasih dan pemeliharaan Allah yang luar biasa dan tak terhingga dalam kehidupan umat Israel serta seluruh bumi.

Demikian firman Tuhan hari ini.
"Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi!" (ay 1)
Umat Tuhan bahkan seluruh bumi harus menyanyikan nyanyian baru bagi Tuhan karena berkat pemeliharaan dan kasih Tuhan yang tiada berkesudahan dalam kehidupan kita.
Seluruh bumi yang dimaksudkan adalah seluruh umat Tuhan dan umat manusia serta semua yang ada di bumi dan di alam semesta ciptaan Allah.

Makhluk hidup maupun benda mati dipelihara dan dipakainya menjadi berkat bagi seluruh penduduk bumi. Bahkan sesuatu yang dianggap manusia tidak berguna pun tetap dipelihara oleh Tuhan. Sebab Tuhan selalu memiliki cara yang beda dan luar biasa dalam menjaga, memelihara dan memberkati umat-Nya.

Berkat Allah itu, nyata dan selalu baru di setiap pagi. Itulah sebabnya Pemazmur menyerukan agar seluruh bumi terutama umat Israel harus selalu menyanyikan nyanyian baru kepada Allah. Karena cinta kasih, penyertaan dan berkat Allah yang tiada berkesudahan dan selalu baru di setiap pagi dan setiap saat.

Setiap kita bangun, kasih Allah yang baru, nafas kehidupan baru, berkat baru dan berbagai anugerah baru Tuhan nyatakan dan berikan kepada kita. Karena itu, kita harus senantiasa menyanyi kepada Allah dan memuliakan nama-Nya dengan segenap hati.
Sahabat Kristus, kita tentu sama dengan umat Israel. Sebab kita adalah umat Allah masa kini. Kita juga telah menerima berkat Allah yang melimpah dalam hidup kita. Termasuk hari ini.

Ketika kita boleh bangun dan beraktifitas hari ini, itu artinya sudah sekian lamanya kita menikmati berkat dan anugerah baru dari Allah dalam setiap kehidupan kita.
Hitunglah betapa besar dan banyaknya berkat Allah bagi kita sesuai dengan usia pribadi dan keluarga kita. Pemeliharaan Tuhan yang sama, tidak pernah barubah dalam hidup kita.

Selalu baru di setiap saat. Ada kesehatan, berkat, keluarga, teman, pekerjaan, usaha, nafas kehidupan dll yang Tuhan terus anugerahkan bagi kita tiada henti dan selalu baru di setiap hari. Semuanya itu gratis bagi kita.

Karena itu hendaklah kita terus menyanyi bagi Tuhan. Muliakanlah nama-Nya selama Ia berkenan. Sebab akan tiba saatnya di mana kita tidak bisa lagi menyanyikan nyanyian baru.

Karena itu, sebelum tiba waktu itu dan selagi kita menikmati berkat Allah, nyatakanlah syukur kita dengan menyanyi bagi Tuhan dengan nyanyian baru. Sumbang atau _fals_ suara kita, bukanlah masalah. Yang penting kita menyanyi bagi Tuhan dengan hati sebagai refleksi dan ekspresi ungkapan syukur dan doa kita kepada-Nya.

Marilah semua keluarga Kristen kita menyanyi bagi Tuhan dengan nyanyian baru sesuai berkat-Nya bagi kita hari ini, termasuk ketika kita berada di penghujung tahun 2019 ini. Sambutlah dan nantikanlah tahun 2020 dengan nyanyian syukur kepada Allah. Amin
DOA: Tuhan Yesus, terima kasih atas kasih dan berkat-Mu yang selalu baru di hidup kami. Ajarlah kami untuk selalu menyanyikan nyanyian baru sebagai ungkapan syukur kami kepada-Mu. Amin

Editor: Aswin_Lumintang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved