Liga Italia

Pertahanan Juventus Sekarang Lebih Jelek Dari Inter Milan, Potensi Finis Peringkat 2-3

Ada sebuah ujaran di Liga Italia, bahwa keberhasilan meraih gelar juara bukan ditentukan oleh siapa yang mencetak paling banyak gol.

Pertahanan Juventus Sekarang Lebih Jelek Dari Inter Milan, Potensi Finis Peringkat 2-3
https://twitter.com/juventusfces
Cristiano Ronaldo, Juventus. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada sebuah ujaran di Liga Italia, bahwa keberhasilan meraih gelar juara bukan ditentukan oleh siapa yang mencetak paling banyak gol melainkan siapa yang kebobolan paling sedikit gol.

Kebanran ujaran tersebut, sudah dirasakan sendiri oleh Juventus.

Ketika berturut-turut meraih scudetto pada selang 2011-2012 hingga 2018-2019, Juventus selalu menjadi tim yang kebobolan paling sedikit di Liga Italia.

Dalam 8 kesuksesan menjadi juara itu, Juventus tak selalu menjadi tim yang paling banyak mencetak gol.

Dari 8 musim Juventus menjadi juara, 6 kali ada tim yang mencetak gol lebih banyak daripada Si Nyonya Tua.

Berkaca dari fakta itu, Juventus harus merasa khawatir terhadap peluang mereka mempertahankan gelar juara pada musim ini.

Sudah melalui 17 pertandingan di Liga Italia, Juventus bukan pemilik pertahanan terbaik.

Eden Hazard, Pemain Paling Menderita Satu Dekade Terakhir, Alami 1.030 Kali Pelanggaran

Tim asuhan Maurizio Sarri sudah kebobolan 17 gol, lebih jelek daripada Inter Milan (14).

Juventus rata-rata kebobolan 1 gol per pertandingan Liga Italia.

Ketika menjadi juara pada selang 2011-2019, pertahanan Juventus tidak pernah menderita gol dengan rata-rata sebanyak itu.

Halaman
12
Editor: Rizali Posumah
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved