Camat Wulur Dapati Ada Aktifitas Kerja Orang Asing di Ratatotok

Dirinya terang-terangan mengatakan, bahwa ada orang asing yang kebanyakan warga negara Thionghoa yang keluar masuk dikawasan Ratatotok.

Istimewa
Camat Ratatotok Nortje Wulur. 

Wulur: Memang Ada, Namun Tidak Tau di Perusahaan Apa Orang Asing Itu Bekerja

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berkaitan dengan program Imigrasi Sulwaesi Utara (Sulut) lewat Direktorat Imigrasi Kemenkum HAM Sulut, prihal telah dikukuhkan Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), ditanggapi baik oleh pemerintah Kecamatan Ratatotok oleh Camat Nortje Wulur, saat dikonfirmasi, Minggu (29/12/2019)

Wulur mengaku sangat mendukung program pemerintah Sulut ini. Pasalnya diwilayah kuasanya, ada sejumlah orang asing yang keluar masuk sebagai pekerja tepatnya di Kecamatan Ratatotok.

"Merespon program tersebut yang memang ditujukan kepada setiap kecamatan yang ada di kabupaten Mitra, lepas dikukuhkan Timpora Mitra. Bersama 15 Hukum Tua Desa di Kecamatan Ratatotok, sementara ini, mendata identitas orang asing yang ada di wilayah ini," ungkap Wulur.

Dirinya terang-terangan mengatakan, bahwa ada orang asing yang kebanyakan warga negara Thionghoa yang keluar masuk dikawasan Ratatotok.

"Diwilayah Ratatotok ada, dan mereka sering menyewa rumah kost dipemukiman warga. Akan tetapi sejauh ini, mereka terlihat tidak menetap dalam jangka waktu yang lama. Biasanya hanya seminggu mereka sudah kembali ke negara asalnya," tukas Camat Ratatotok.

Diketahui, status pekerjaan orang asing ini, tidak diketahui pasti oleh Camat Ratatotok.

"Sejauh ini, selama menjabat sebagai Camat, saya tidak tahu mereka bekerja di perusahaan mana di kawasan Ratatotok. Ini bukan menutup-nutupi tapi memang benar seperti itu. Dan status kerja mereka sebagai seorang teknisi lapangan menurut informasi dari masyarakat. Bukan sebagai pekerja fisik, makanya mereka hanya sekedar memantau dan kembali ke negara asal kemudian balik lagi selang beberpa minggu kemudian," jelas Wulur.

Akan tetapi, dengan adanya program pengawasan orang asing. Pihaknya bakal menyisir kembali data yang ada di 15 Desa di kawasan kecamatan Ratatotok.

Apabila didapati orang asing yang tidak mengantongi identitas dan kelengkapan ijin tinggal bakal dilakukan tindakan tegas.

"Bila didapati seperti itu, kami langsung menghubungi instansi terkait yakni bersama Timpora yang ada untuk dilanjutkan ke pihak Imigrasi yang bakal menangani deportasi orang asing," ungkapnya. (Ano)

 Kapolda Serahkan Anggaran DIPA 2020 Sekaligus Penandatanganan Pakta Integritas

Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:

Penulis: Giolano Setiay
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved