URC Totosik Ciduk Oknum Sopir Angkot Pelaku Penganiayaan di Tumatangtang

Lelaki itu berinisial VP alias Vinsky (17), berprofesi sebagai Sopir Mikro (Angkot, red), warga Tumatantang, Lingkungan I.

URC Totosik Ciduk Oknum Sopir Angkot Pelaku Penganiayaan di Tumatangtang
Istimewa
URC Totosik Ciduk Oknum Sopir Angkot Pelaku Penganiayaan di Tumatangtang 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tim URC Totosik Polres Tomohon mengamankan pelaku tindak pidana penganiayaan di Kelurahan Tumatangtang, Tomohon Selatan, Kamis (26/12/2019).

Lelaki itu berinisial VP alias Vinsky (17), berprofesi sebagai Sopir Mikro (Angkot), warga Tumatantang, Lingkungan I.

Diduga melakukan penganiayaan kepada Denny Lantang (31), Buruh Bangunan, warga Tumatangtang, Lingkungan II, dan Dandy Tulung (21), Mahasiswa, warga Tumatangtang, Lingkungan I.

Penangkapan ini berdasarkan laporan yang masuk sekira pukul 01.00 Wita, URC Totosik mendapat laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis parang di Kelurahan Tumatangtang, Lingkungan II, tepatnya di perempatan Gereja Gmim Syaloom.

Kepada wartawan Tribunmanado.co.id Jumat, (27/12/2019), Bripka Yanny Watung mengatakan sesampainya di TKP bersama URC Totosik, pelaku telah melarikan diri dan kedua korban telah dilarikan ke RS Gunung Maria untuk dilakukan penanganan medis. 

"Kami pun mengumpulkan bahan keterangan (Baket) yang ada di lokasi. Setelah mengetahui identitas pelaku dan korban, Totosik menuju RS Gunung Maria untuk mengumpulkan keterangan dari kedua korban, dilanjutkan dengan kembali melakukan pencarian terhadap pelaku.

"Ketika melakukan penyisiran seputaran TKP dengan menyisir seputaran wilayah Tumatangtang sampai sekitar pukul 19.00 Wita, Totosik mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang berada di kediaman salah satu rekannya di Jalan Raya Tumatangtang," ujar Watung

URC Totosik yang dipimpin Bripka Yanny Watung langsung menangkap pelaku tanpa melakukan perlawanan lalu mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis parang yang digunakan pelaku.

Lanjut Katim melalui keterangan saksi VD alias Valen awal kejadian pelaku bersama saksi sedang pesta miras di rumah rekan pelaku di Kelurahan Tumatangtang, Lingkungan VII pada pukul 00.45 Wita, pelaku bersama saksi hendak berpindah tempat ke salah satu rumah rekan mereka. 

"Ketika saksi dan pelaku melewati perempatan Gereja Syaloom Tumatangtang dengan mengendarai R2, tiba-tiba kedua korban bersama rekan-rekannya yang pada saat itu sedang berada di depan gereja memanggil mereka berdua kemudian pelaku menghampiri kedua korban dan rekan-rekannya.

Halaman
12
Penulis: Rian Sekeon
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved