Lifestyle

Tidur Malam Tanpa Cahaya Lampu Baik untuk Kesehatan, Mengapa Demikian?

Dari penelitian tersebut didapatkan hubungan antara tidur dengan cahaya buatan atau lampu, dengan masalah kesehatan insomnia hingga kanker payudara

Tidur Malam Tanpa Cahaya Lampu Baik untuk Kesehatan, Mengapa Demikian?
Ilustrasi 

American Medical Association Council mengeluarkan laporan yang mengevaluasi dampak pencahayaan buatan pada kesehatan manusia, satwa liar, dan tumbuh-tumbuhan.

Baru-baru ini, tim peneliti internasional menganalisis data tentang dampak pencemaran cahaya pada pembentukan melatonin pada manusia dan vertebrata.

Mereka menemukan bahwa tingginya pencahayaan langit di perkotaan dapat menekan produksi melatonin.

Mereka melihat ratusan penelitian, mencari bukti bagaimana cahaya mempengaruhi produksi melatonin dan itu tidak butuh banyak cahaya.

Untuk mendapatkan gambaran tentang dampaknya, para peneliti menjelaskan beberapa variabel.

Cakrawala kota, suatu bentuk polusi cahaya, dapat mencapai pencahayaan hingga 0,1 lux, dan pencahayaan luar ruangan dapat mencapai sekitar 150 lux.

Tetapi ambang batas untuk berbagai makhluk hidup menerima polusi cahaya tersebut tidak setinggi itu.

Pada ikan ambangnya 0,01 lux, pada tikus 0,03 lux dan pada manusia yang sensitif, sekitar 6 lux.

Hasil ini telah dipublikasikan dalam jurnal Sustainability.

Ahli epidemiologi kanker Richard Stevens dari Fakultas Kedokteran Universitas Connecticut adalah pelopor di kajian tersebut, setelah mempelajari subjek ini selama 25 tahun.

Halaman
123
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved