Breaking News:

News

Seorang Suami Pakai Kayu dan Gantungan Baju Pukul Istrinya Yang Sedang Hamil, Ada Banyak Luka

Kondisinya semakin memburuk. Dalam kondisi sakit, NM masih sempat dipukuli dengan kayu dan gantungan baju oleh MS.

surya.co.id/ahamd faisol
Polisi menangkap MS (39) berikut barang bukti berupa pentungan kayu dan gantungan baju. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengungkap mengenai meninggalnya seorang perempuan karena diduga mendapat perlakuan kasar dari seorang laki-laki yang merupakan suami perempuan itu.

AKBP Rama Samtama Putra mengatakan sebelum meninggal korban yang berinisial NM sempat dirawat beberapa hari di rumah sakit di Kabupaten Sampang.

"Keluarga korban melapor, ditemukan banyak luka lebam di sekujur tubuh NM," ungkapnya, Kamis (26/12/2019).

Begini kronologi kasus tersebut.

Puluhan tahun penderitaan NM (37) berakhir. Dengan usia kandungan enam bulan, ia mengembuskan napas terakhir di pangkuan keluarganya di Kabupaten Sampang, Sabtu (21/12/2019).

Sejak menikah di tahun 1998, NM tinggal bersama suaminya, MS (39) di Desa Cangkareman, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Prahara mulai menerpa keluarga dengan satu anak itu di tahun 2009.

NM mengalami kebutaan dan menderita lumpuh sejak lima bulan lalu.

Kondisinya semakin memburuk. Dalam kondisi sakit, NM masih sempat dipukuli dengan kayu dan gantungan baju oleh MS.

Empat hari sebelum meninggal atau pada Selasa (17/12/2019), keluarga NM memutuskan untuk menjemputnya dari rumah suaminya.

Halaman
12
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved