Gantung Diri

Warga Tombasian Berusia 66 Tahun Ditemukan Gantung Diri, Diduga Karena Sakit dan Stres

Lansia tersebut pertama kali ditemukan Tersi Sumaldi Dou (33), yang tak lain adalah anak kandungnya sendiri.

Warga Tombasian Berusia 66 Tahun Ditemukan Gantung Diri, Diduga Karena Sakit dan Stres
Istimewa
Warga Tombasian Berusia 66 Tahun Ditemukan Gantung Diri, Diduga Karena Sakit dan Stres 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Warga Desa Tombasian Bawah, Kecamatan Kawangkoan Barat, Sabtu (21/12/2019) sekira pukul 16.40 Wita, dibuat gempar.

Pasalnya, sosok perempuan yang diketahui Silvia Lembong (66) warga setempat, ditemukan tewas gantung diri dalam rumahnya.

Lansia tersebut pertama kali ditemukan Tersi Sumaldi Dou (33), yang tak lain adalah anak kandungnya sendiri.

Saat ditemukan, posisi leher korban telah dililit seutas tali nilon warna kuning yang dikaitkan pada balok kayu rumah dengan keadaan tergantung.

Menurut keterangan Tersi, saat dia datang, rumah orang tuanya dalam keadaan tertutup. Kemudian dia masuk ke rumah sambil memanggil-manggil ibunya sampai kedalam kamar.

Saat berada di dalam kamar, dia melihat ibunya sudah tergantung. Saat itu juga dia langsung menurunkan dan menidurkan diatas ranjang, namun nyawanya tidak bisa tertolong lagi.

Saat menurunkan ibunya, dia sempat melihat dilantai ada bekas kencing dan tetesan darah yang keluar dari telinga.

Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang SIK melalui Kapolsek Kawangkoan Iptu Anthonius Tumbelaka, ketika dikonfirmasi tak menampik akan peristiwa tersebut.

"Setelah dilakukan pemeriksaan luar secara medis dari pihak Puskesmas Kawangkoan Barat menyatakan yang mana tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dan menurut perkiraan dokter, saat ditemukan korban telah meninggal kurang dari 8 jam," ujarnya, Minggu (22/12/2019).

Kapolsek mengatakan, menurut keterangan dari keluarga bahwa korban mengidap penyakit darah tinggi dan stroke. Selain itu korban kemungkinan stres karena masalah keluarga.

"Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan tidak diotopsi," tandasnya.

 Mahfud: Dari Bupati Sampai Presiden Islam, Sentil Sri Mulyani Puasa Senin-Kamis

 KKB Papua Menggila, Tembaki Pesawat Warga Sipil, Ada 7 Penumpang Salah Satunya Bayi

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved