Reaksi Syafi'i Maarif Diminta Sampaikan Mafia Migas ke Ahok

Menurut Buya Syafi'i, orang itu ingin menyampaikan persoalan terkait mafia migas kepada Ahok.

Reaksi Syafi'i Maarif Diminta Sampaikan Mafia Migas ke Ahok
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif 

TRIBUNMANADO.CO.ID -Ahmad Syafi'i Maarif diminta seseorang agar dipertemukan dengan Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Orang tersebut menghubunginya dan mengaku berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Menurut Buya Syafi'i, orang itu ingin menyampaikan persoalan terkait mafia migas kepada Ahok.  

"Karena saya dianggap dekat dengan Ahok, maka saya diminta komunikasi," kata dia.

Buya pun lantas menuturkan persoalan mafia migas yang sudah menjadi fenomena di Indonesia selama puluhan tahun.

Bahkan, kata dia, Presiden Joko Widodo pernah mengatakan kerugian negara yang diakibatkan oleh para mafia migas mencapai Rp 1 triliun per bulannya.

"Dan yang terlibat itu bukan hanya asing, tapi juga anak-anak bangsa yang bermental asing. Itu luar biasa," kata Maarif.

Namun, Maarif mengaku dirinya belum sempat menyampaikan langsung kepada Jokowi terkait persoalan mafia migas tersebut.

Ia mengatakan, apabila persoalan tersebut tak diatasi, maka kondisi "negara dalam negara" tak bisa terbantahkan lagi.

"Saya belum sempat bicara langsung kepada Pak Jokowi ya, tapi ini kalau tidak bisa diatasi, sudah negara dalam negara. Petral sudah dibubarkan," kata dia.

Halaman
123
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved