Fitur Skirining Pada Mobile JKN, Langkah Praktis Deteksi Dini Penyakit Kronis

Beberapa penyakit kronis seperti Diabetes melitus, hipertensi, ginjal kronik, dan jantung koroner merupakan penyakit yang gejalanya sering diabaikan m

Fitur Skirining Pada Mobile JKN, Langkah Praktis Deteksi Dini Penyakit Kronis
istimewa
Fitur Skirining pada Mobile JKN, Langkah Praktis Deteksi Dini Penyakit Kronis 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Tondano- Beberapa penyakit kronis seperti Diabetes melitus, hipertensi, ginjal kronik, dan jantung koroner merupakan penyakit yang gejalanya sering diabaikan masyarakat. 

Pada fase awal, umumnya orang tidak merasa terganggu oleh gejala yang ditimbulkan. Masyarakat baru sadar mereka mengidap penyakit tersebut ketika sudah mencapai fase lanjut.

Oleh karenanya, dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengelola risiko penyakit-penyakit kronis tersebut sejak dini, BPJS Kesehatan pun meluncurkan layanan mobile skrining.

Mobile JKN merupakan pengembangan aplikasi yang merupakan wujud komitmen BPJS Kesehatan dalam memudahkan akses dan pelayanan bagi peserta.

Dalam aplikasi tersebut, peserta dapat mengakses info terkait program JKN-KIS secara cepat, mudah, dimanapun, dan kapanpun. Salah satu fitur dalam aplikasi Mobile JKN adalah Skrining Kesehatan.

Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tondano, Almira Pramita Radjaloa, menuturkan penambahan fitur Skrining Kesehatan pada aplikasi Mobile JKN bertujuan untuk melihat potensi resiko kesehatan bagi peserta JKN-KIS dengan cepat, mudah, dimanapun dan kapanpun.

“Peserta dapat mengunduh aplikasi BPJS Kesehatan Mobile di Google Play Store, kemudian melakukan registrasi dengan mengisi data diri yang dibutuhkan. Setelah terdaftar dan mengklik tombol log in, peserta dapat memilih menu Skrining Riwayat Kesehatan. Kemudian, peserta akan diminta mengisi beberapa pertanyaan yang terdiri atas kebiasaan dan aktivitas sehari-hari, penyakit yang pernah diidap, riwayat penyakit dalam keluarga peserta, dan pola makan peserta. Apabila semua pertanyaan tersebut telah dijawab, maka peserta akan memperoleh hasil skrining riwayat kesehatan pada saat itu pula. Cepat, mudah, dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.” Tambah Almira.

Lanjutnya, Jika peserta memiliki risiko rendah, maka mereka akan disarankan untuk menjaga pola hidup sehat dan melakukan latihan fisik rutin minimal 30 menit setiap hari.

Namun apabila dari hasil skrining, peserta terdeteksi memiliki potensi sedang atau tinggi diabetes melitus, maka akan diarahkan untuk mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempatnya terdaftar untuk memperoleh tindak lanjut serta melakukan pengecekan atas hasil skrining riwayat kesehatannya.

“Dengan diluncurkannya fitur skrining riwayat kesehatan pada aplikasi Mobile JKN yang praktis digunakan ini, kami berharap peserta JKN-KIS dapat lebih aware untuk melakukan pemeriksaan riwayat kesehatannya. Semakin dini peserta mengetahui risiko kesehatannya, semakin cepat upaya pengelolaan risiko itu dilakukan, sehingga jumlah penderita penyakit kronis dapat menurun.” Tutup Almira.

Editor: Enjelita Sandra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved