Jumat, 8 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

DPRD Bolsel Usul Pemkab Bentuk Badan Usaha Milik Daerah 

“Jadi nantinya BUMD ini kan bergerak disektor minyak jenis Premium, Solar, Pertalite dan pertamax,” ujar Sunardi.

Tayang:
Penulis: Nielton Durado | Editor: Maickel Karundeng
Nielton Durado/Tribun Manado
DPRD Bolsel Usul Pemkab Bentuk Badan Usaha Milik Daerah  

TRIBUNMANADO.CO.IDAnggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat dapat membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi III DPRD Bolsel, Sunardi Kadullah saat ditemui, Kamis (19/12/2019) di kantornya.

Menurutnya, BUMD tersebut penting untuk di bentuk, karena diyakini dapat memberikan efek postif dalam pembangunan Daerah.

“Salah satu dampak postif dari adanya BUMD ini adalah dapat mendokrak pendapatan asli daerah
(PAD),” kata Sunardi.

Lanjut Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Bolsel itu mengatakan, BUMD yang dimaksud adalah BUMD yang bergerak disektor Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Jadi nantinya BUMD ini kan bergerak disektor minyak jenis Premium, Solar, Pertalite dan pertamax,” ujar Sunardi.

Disampaikannya lagi, alasan mengapa membentuk BUMD yang bergerak di bidang penyedia BBM.

Karena melihat kondisi daerah saat ini yang hanya ada satu Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU).

Itu pun terletak di Ibu kota Kabupaten yakni di Desa Toluaya, Kecamatan Bolaang Uki.

“Keberadaan satu SPBU Ini tentu belum mampu memenuhi permintaan BBM secara keseluruhan di Kabupaten Bolsel,” jelasnya.

Politisi asal PDIP ini menjelaskan, minimnya SPBU di Bolsel tentu menjadi peluang tersendiri bagi Pemkab untuk membangun sejumlah SPBU.

Dimana SPBU ini nantinya dikelola oleh BUMD.

“SPBU milik Pemda bisa dibangun di Kecamatan Posigadan dan Pinolisian.” Usulnya.

Ditambahkannya,kehadiran SPBU milik Pemda yang dikelolah BUMD memiliki dampak positif terhadap masyarakat dan ASN.

“Kalau ada SPBU yang dikelola oleh Pemerintah melalui BUMD tentu sangat membantu masyarakat dan ASN dalam mendapakatkan BBM," tuturnya.

"Selain itu juga dapat membantu pemerimtah dalam mendokrak PAD,” ucap dia.

Terkait modal BUMD, Sunardi mengatakan hal itu bisa ditata dalam APBD.

“Duitnya kita tata pada APBD dalam bentuk penyertaan modal usaha,mulai dari anggaran pembentukan BUMD,modal pendirian SPBU serta belanja BBM,” pungkasnya. (Nie)

 ISI SMS Ancaman untuk Menteri BUMN, Erick Thohir: Itu yang Saya Copot Duluan

 6 Fakta Lettu Erizal Sebelum Gugur Ditembak KKB Papua, Sempat Ungkap Kerinduaan: Tak Akan Berkurang

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved