News

TERUNGKAP Motif Pembunuhan Mahasiswi yang Dikubur di Belakang Kos: Diduga Sakit Hati, Ngadu Ke Istri

Kerja keras kepolisian mengungkap kasus pembunuhan Wina Mardiani (20) mahasiswi semester 5 FEB, Universitas Bengkulu mulai membuahkan hasil.

TERUNGKAP Motif Pembunuhan Mahasiswi yang Dikubur di Belakang Kos: Diduga Sakit Hati, Ngadu Ke Istri
(TribunMataram Kolase/ Facebook/ Antara via SerambiNews)
Kejanggalan di Balik Kematian Mahasiswi Cantik di Bengkulu yang Dikubur di Belakang Kamar Kos, Kancing Baju & Celana Terbuka, Kaki Terikat 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Teka-teki terbunuhnya Wina Ardiani, mahasiswi Universitas Bengkulu yang jenazahnya ditemukan terkubur di belakang indekos di Kelurahan Bentiring, Kota Bengkulu, terungkap.

Kerja keras kepolisian mengungkap kasus pembunuhan Wina Mardiani (20) mahasiswi semester 5 Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bengkulu, mulai membuahkan hasil.

Selain menetapan satu tersangka penadah motor korban dan memburu terduga pelaku utama PI, polisi juga akhirnya dapat mengungkap motif dari pembunuhan tersebut.

Kejanggalan di Balik Kematian Mahasiswi Cantik di Bengkulu yang Dikubur di Belakang Kamar Kos, Kancing Baju & Celana Terbuka, Kaki Terikat
Kejanggalan di Balik Kematian Mahasiswi Cantik di Bengkulu yang Dikubur di Belakang Kamar Kos, Kancing Baju & Celana Terbuka, Kaki Terikat (TribunMataram Kolase/ Facebook/ Antara via SerambiNews)

Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP Indramawan Kusuma Trisna di Mapolres Bengkulu, Rabu (11/12/2019) mengatakan, PI merupakan penjaga indekos korban di Kelurahan Beringin Raya, Kota Bengkulu.

Terduga pelaku merasa dendam dan sakit hati karena diminta untuk memperbaiki motor korban yang rusak karena pernah ditabrak oleh pelaku.

Sebelum terjadi kejadian pembunuhan pelaku menabrak motor korban yang terparkir di depan kosan.

Motor korban mengalami rusak di beberapa bagian. Korban menuntut terduga pelaku memperbaiki kerusakan tersebut.

"Sampai pada saat kejadian korban belum mendapat kepastian dari terduga pelaku ataupun istrinya untuk memperbaiki motor korban yang rusak.

Tidak menutup kemungkinan bahwa motifnya itu karena balas dendam, atau pun karena jengkel atau sakit hati terhadap korban karena selalu ditagih-tagih terus untuk memperbaiki sepeda motor korban yang rusak," sebut Indramawan.

Keterangan itu disebutkan juga oleh istri terduga pelaku utama PI yakni TK.

INFO BMKG: Sesuai Data, Diprakirakan Hujan Akan Mengguyur Hampir Semua Wilayah di Indonesia

Halaman
1234
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved