Pencak Silat

Pencak Silat Diakui Dunia, UNESCO Tetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda, Sempat Diklaim Malaysia

The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menetapkan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Pencak Silat Diakui Dunia, UNESCO Tetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda, Sempat Diklaim Malaysia
Kolase Sripoku.com/Instagram
Iko Uwais pernah menjadi atlet pencak silat 

“Pencak Silat mengajarkan kita untuk dapat menjalin hubungan baik dengan Tuhan, sesama manusia dan lingkungan,” kata dia.

Natal 2019 dan Malam Tahun Baru 2020 Tak Lama Lagi, Jokowi Perintahkan Tangkal Gangguan Keamanan

Pencak silat juga tak hanya mengajarkan teknik serangan, termasuk di dalamnya bagaimana menahan diri dan menjaga keharmonisan.

Berawal dari tradisi di Sumatera Barat dan Jawa Barat, pencak silat berkembang ke seluruh wilayah Indonesia.

Tradisi tersebut berupa lisan, pertunjukan, ritual festival, kerajinan tradisional, pengetahuan, praktik social dan kearifan lokal.

Pencak Silat dikenal berbagai generasi dan dikreasi dengan keunikan masing-masing.

Musisi Ahmad Dhani Bakal Bebas Penjara Akhir Bulan Ini, Jaksa Tak Ajukan Kasasi

Semua elemen tersebut membuat Pencak Silat layak dinobatkan sebagai warisan budaya tak benda.

Indonesia berkomitmen kelestarian pencak silat tak hanya fokus pada aspek olah raga/bela diri, tetapi juga menjadi bagian dari kurikulum seni dan budaya.

Kini, pencak silat telah dipromosikan ke banyak negara. Berbagai komunitas perguruan dan festival pencak silat juga banyak digelar.

Pada Februari 2020, Duta Besar RI untuk Kolombia, Priyo Iswanto, bersama Kementerian Olahraga Kolombia akan mengadakan forum eksibisi untuk memperkenalkan pencak silat kepada masyarakat Kolombia.

Garuda Tauberes Cucu PT Garuda Indonesia Bikin Erick Thohir Geli, Inilah Bisnis Tauberes

Erick Tunjuk Eks Menteri Jadi Dirut di Perusahaan BUMN, Rocky Gerung Sebut Tak Bonafit

Dengan ditetapkannya pencak silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda, Indonesia kini memiliki 9 situs warisan budaya dan alam, serta 15 cagar biosfer Indonesia.

Halaman
123
Editor: David_Kusuma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved