News

Tanggapan Vecky Masinambow Mengenai PAD Pemkot Manado Yang Belum Maksimal

Vecky Masinambow, Pengamat Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) kepada tribunmanado.co.id.

Tanggapan Vecky Masinambow Mengenai PAD Pemkot Manado Yang Belum Maksimal
Vecky Masinambow 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berdasarkan laporan BPK penggalian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Manado belum maksimal.

Yaitu saat ini PAD hanya Rp 400 Miliar padahal potensinya Rp 1,6 Triliun.

Vecky Masinambow, Pengamat Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) kepada tribunmanado.co.id.

"Saya rasa ini benar tetapi memerlukan kerja keras," kata Vecky, Kamis (12/12/2019).

Karena potensinya itu, sebagai contoh menurutnya beberapa pajak itu perlu ada uji petik misalnya pajak hotel maupun pajak restoran.

Kemudian, punya potensi besar pada pajak bumi bangunan nilai lual objek pajak (NJOP) banyak yang belum disesuaikan.

Belum disesuaikan dengan realitas perkembangan harga pasar tanah sekarang.

Selanjutnya, karena NJOP belum disesuaikan maka ini mempengaruhi penerimaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Di mana umumnya memakai patokan NJOP yang belum disesuaikan itu.

Diperkirakan NJOP itu bisa naik di atas sepuluh kali lipat kalau disesuaikan

Halaman
12
Penulis: Dewangga Ardhiananta
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved