Nasional

Nadiem Makarim Mengganti dan Menghapus Ujian Nasional, Lihat Sejarahnya Ujian Akhir di Indonesia

Ujian Nasional diganti oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dengan program asesmen kompetensi minimum dan survei karakter pada 2021.

Nadiem Makarim Mengganti dan Menghapus Ujian Nasional, Lihat Sejarahnya Ujian Akhir di Indonesia
Kolase Foto: Tribunnews/Jeprima/Tribun Timur
Ujian Nasional Dihapus - Program AKMSK jadi Pengganti 

Dengan standar kelulusan yang cukup tinggi pada saat itu mengakibatkan persentase kelulusan cukup rendah, tetapi mutu lulusan tinggi.

3. Ujian Sekolah (Periode 1972-1979)

Pada periode ini, istilah ujian kelulusan berubah menjadi 'Ujian Sekolah.'

Tujuan Ujian Sekolaj adalah untuk menentukan peserta didik tamat atau telah menyelesaikan program belajar pada satuan pendidikan.

Seluruh bahan ujian disiapkan sekolah atau kelompok sekolah.

Bentuk soal yang digunakan pun berbeda antarsekolah atau kelompok sekolah.

Adapun yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan ujian adalah sekolah/kelompok sekolah.

Pelaksanaan ujian pada masa ini hanya dilaksanakan satu kali dalam satu tahun pelajaran yang dilakukan pada akhir tahun pelajaran.

Pemerintah pusat hanya menerbitkan pedoman penilaian yang bersifat umum.Pemeriksaan hasil ujian dilakukan di tingkat sekolah.

Kriteria tamat ditentukan oleh masing-masing sekolah dengan tidak mengenal Lulus atau Tidak Lulus. Tetapi menggunakan istilah TAMAT.

Halaman
1234
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved