Kesehatan

Makan Ikan Asin Bisa Sebabkan Kanker Pangkal Tenggorokan, Itu Jika Terlalu Sering

Jangan selalu makan ikan asin. Memang enak tapi nanti karena terlalu sering akan berdampak tidak baik pada kesehatan.

Tribun Manado/Handhika Dawangi
Penjual Ikan asin di Pasar 23 Maret Kotamobagu 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terlalu sering mengkonsumsi ikan asin bisa berbahaya bagi kesehatan kita. Akan memicu timbulnya kanker nasofaring atau kanker pangkal tenggorokan.

Meskipun kanker jenis ini dapat ditemukan di pelbagai negara di dunia, tapi yang terbanyak di daratan Tiongkok selatan, khususnya di Guangdong (Kwangtung).

Bahkan keturunan Tionghoa yang banyak tinggal di San Francisco, AS, sekarang pun tak sedikit yang terjangkit kanker ini.

Itu jika dibandingkan dengan orang kulit putih, negro atau ras lain.

Meski demikian, jumlah orang Tionghoa yang terkena kanker tenggorokan lebih besar yang masih tinggal di daratan Tiongkok sendiri.

Faktor penyebabnya diduga berkaitan dengan kebiasaan serta kerentanan ras tertentu akan jenis makanan yang dikonsumsi.

Sebagai contoh, banyak daerah di Tiongkok memiliki kebiasaan memberikan ikan asin kepada anak-anak mereka sejak bayi sebagai makanan tambahan.

Sebuah penelitian menyimpulkan, orang dengan kebiasaan makan ikan laut yang diawetkan seperti ikan asin atau ikan asap mempunyai kecenderungan lebih besar mendapat penyakit ini.

Substansi nitrosamin yang dijumpai pada ikan yang diawetkan, kalau diberikan terus-menerus pada tikus terbukti dapat mengakibatkan kelainan semacam kanker nasofaring.

Penelitian ini masih terus berjalan sambil melihat sebab sebab lain seperti rokok, infeksi telinga serta tenggorokan yang kronis, asap yang berasal dari altar pemujaan di dalam rumah atau asap kayu bakar yang selalu terhirup.

Halaman
123
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved