Nasional

Jusuf Kalla Beda Pendapat Dengan Nadiem Makarim Mengenai Ujian Nasional, Dihapus dan Diganti

Jusuf Kalla dan Nadiem Makariem punya pendapatnya masing-masing mengenai ujian nasional. ada yang pertahankan ada yang menghapus dan mengganti.

Kolase Tribun Manado/KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO/ist/tribunpekanbaru
Jusuf Kalla dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Beda pendapat antara Jusuf Kalla dan Nadiem Makariem mengenai ujian nasional yang kini sudah dihapus dan diganti dengan istilah atau ujian akhir jenis lainnya.

Menurut Jusuf Kalla UN masih relevan diterapkan karena menjadi tolok ukur kualitas pendidikan di Indonesia.

"UN masih relevan diterapkan," kata Jusuf Kalla usai menerima penganugerahan doktor honoris causa di bidang penjaminan mutu pendidikan dari Universitas Negeri Padang, Kamis (5/12/2019).

Wakil Presiden ke-12 RI, Jusuf Kalla mengatakan, jika UN dihapuskan maka pendidikan Indonesia akan kembali seperti sebelum tahun 2003 saat UN belum diberlakukan.

Saat itu, tidak ada standar mutu pendidikan nasional karena kelulusan dipakai rumus dongkrakan, sehingga hampir semua peserta didik diluluskan.

Menurut JK, UN memang harus dievaluasi setiap tahunnya, tetapi yang harus diperbaiki itu adalah hasil pendidikannya.

Sementara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim soal penghapusan ujian nasional (UN) mengatakan, perubahan sistem UN menjadi asesmen kompetensi minimum dan survei karakter itu justru lebih membuat siswa dan sekolah tertantang.

"Enggak sama sekali (membuat siswa lembek), karena UN itu diganti assessment kompetensi di 2021. Malah lebih menchallenge sebenarnya," kata Nadiem di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/12/2019) seperti dikutip dari Kompas.com "Nadiem Jawab Kritik Jusuf Kalla soal Penghapusan UN"

Nadiem menyebut, setelah sistem ujian baru ini diterapkan, pihak sekolah harus mulai menerapkan pembelajaran yang sesungguhnya, atau bukan sekedar penghafalan semata.

Menurut dia, kebijakan penghapusan UN akan dimulai pada 2021.

Halaman
1234
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved