Politik

Rocky Gerung Kalahkan Jokowi, Mabes Polri Tolak Laporan Penghinaan ke Presiden, Ini Alasannya

Akademisi dan pengamat politik, Rocky Gerung benar-benar sakti. Pasalnya, telah dituding PDI Perjuangan dan beberapa elemen masyarakat

Rocky Gerung Kalahkan Jokowi, Mabes Polri Tolak Laporan Penghinaan ke Presiden, Ini Alasannya
Realita TV
Rocky Gerung memang sakti. Laporan penghinaan ke Presiden ditolak 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Akademisi dan pengamat politik, Rocky Gerung benar-benar sakti. Pasalnya, telah dituding PDI Perjuangan dan beberapa elemen masyarakat melakukan penghinaan terhadap Presiden Jokowi, buntut kata-katanya yang menyebut Jokowi tak memahami Pancasila.

Terakhir disebutkan laporan ke polisi terkait tuduhan itu ditolak Mabes Polri.

Kombes Argo Yuwono, Karopenmas Divisi Humas Polri
Kombes Argo Yuwono, Karopenmas Divisi Humas Polri (Tangkap Layar YouTube KompasTV)

Mabes Polri, melalui Karo Penmas Dibisi Humas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono, mengungkapkan alasan menolak pelaporan advokat Henry Yosodiningrat yang menuntut Rocky Gerung soal pernyataannya dalam sebuah acara diskusi soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianggap tidak mengerti Pancasila.

Menurut Argo, penolakan pelaporan tersebut telah sesuai dengan aturan. Pasalnya, sang pelapor dinilai tidak membawa bukti-bukti yang mendukung pelaporannya tersebut.

Pramugari Garuda Indonesia Ungkap Pelecehan di Era Ari Askhara: Catat Nama dan Nomor Telepon Dia

Berserah dan Berdoa Dilakukan Victorine Lengkong setelah Kembalikan Formulir

TERUNGKAP, Isi DM Reino Barack dengan Aisyahrani, Syahrini Ditantang Lakukan Hal Ini

"Tentunya masyarakat boleh melaporkan ya, melaporkan seseorang, kalau memang merasa yang bersangkutan itu ada suatu ketidakadilan, dilaporkan. Tentunya ya laporannya harus ada bukti semua ada aturannya," kata Argo di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019).

Setelah memiliki bukti untuk dilaporkan, kata dia, barulah nantinya polri akan mengusut bukti-bukti tersebut. Yang jelas, pelapor harus memenuhi syarat yang dibutuhkan untuk melaporkan seseorang.

"Dilaporan semuanya tetep ada bukti seperti apa, baru nanti dianalisa oleh penyidik, didiskusikan, kalau memang kurang ya nanti untuk kembali untuk melengkapi daripada syarat-syarat untuk melaporkan seseorang," pungkasnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menolak pelaporan advokat Henry Yosodiningrat yang menuntut pengamat politik Rocky Gerung soal pernyataannya dalam sebuah acara diskusi soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianggap tidak mengerti Pancasila.

Penolakan itu, kata Henry Yosodiningrat, setelah pihak kepolisian menanyakan soal surat kuasa yang dimiliki oleh Henry sebagai pelapor.

"Saya menunggu 4,5 jam dengan rasa kecewa terhadap Polri karena tidak ada kepastian. Awalnya mereka menanyakan mana surat kuasa Joko Widodo selaku pribadi maupun presiden," kata Henry di gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

Halaman
12
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved