Berita Manado

Penjual Bensin Eceran Ini Tidak Menerima Pembayaran Uang Receh dari Pembeli, Berikut Alasannya!

Penjual bensin eceran di daerah Banjer, Tikala, Manado mengatakan tidak menerima pembayaran menggunakan uang receh, Rabu (11/12/2019).

TRIBUN MANADO/AJI SASONGKO
Penjual Bensin Eceran Ini Tidak Menerima Pembayaran Uang Receh dari Pembeli, Berikut Alasannya! 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Harun (69), penjual bensin eceran di daerah Banjer, Tikala, Manado, Sulawesi Utara, mengatakan tidak menerima pembayaran menggunakan uang receh, Rabu (11/12/2019).

Pria yang sudah empat tahun berjualan bensin itu mengatakan, dirinya tidak menerima receh karena merepotkan.

"Saya harus menghitung dulu satu per satu," kata Harun kepada tribunmanado.co.id sambil mengisap sebatang rokok.

Menurutnya, uang-uang itu bisa ditukar di Indomaret atau Alfamart dulu jika ingin membeli di tempatnya.

"Di sana masih terima receh," katanya.

Meskipun demikian, tidak semua receh tidak ia terima.

Harun masih menerima pembayaran menggunakan koin Rp 500 dan Rp 1.000.

Dia biasa berjualan bensin di pinggir Jalan Pumorow ditemani seorang penjual minuman.

Bensin jenis pertalite ia jual seharga Rp 10 ribu per liter.

Meskipun tidak menerima receh Rp 100 dan Rp 200, ia mengaku lancar-lancar saja saat berjualan, kecuali jika menemui pelanggan yang membawa receh tersebut.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved