Kabar BUMN

Erick Thohir Punya Proyek di Garuda Indonesia, Saat Operasi Airbus A330-900neo yang Muat Brompton

Proyek tersebut terkait acara peresmian pengoperasian pesawat Airbus A330-900neo bernomor registrasi PK-GHE sekaligus yang mengangkut Harley Davidson

(Tribunnews/Herudin)
Erick Thohir saat diwawancara secara khusus oleh Tribunnews, di Jakarta, Senin (30/9/2019) 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Perusahaan Erick Thohir ternyata punya proyek di Garuda Indonesia.

Proyek tersebut terkait acara peresmian pengoperasian pesawat Airbus A330-900neo bernomor registrasi PK-GHE sekaligus yang mengangkut sepeda motor Harley Davidson dan sepeda Brompton selundupan dari Perancis ke Indonesia.

Hal ini diungkap host Karni Ilyas di ILC TV One, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga pun langsung menanggapi dengan emosional.

Publik tanah air dihebohkan skandal penyelundupan barang mewah melibatkan direksi PT Garuda Indonesia Tbk hingga 5 dari 7 direksi dicopot.

Kelima direksi tersebut telah dicopot dari jabatannya, termasuk "aktor utama" Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara.

 
Sementara keempat lainnya adalah Direktur Operasi, Bambang Adi Surya; Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha, Mohammad Iqbal; Direktur Teknik dan Layanan, Iwan Joeniarto; dan Direktur Human Capital Garuda Indonesia Heri Akhyar.

Selanjutnya supaya operasional Garuda Indonesia tetap terjaga, dewan komisaris sudah menunjuk pelaksana tugasnya.

Fuad Rizal yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko ditunjuk sebagai Plt Dirut Garuda Indonesia.

Ia juga diberi tugas untuk bertanggung jawab bidang lainnya.

Seperti sebagai Plt Direktur Operasi, Plt Direktur Teknik dan Layanan serta masih menjadi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko di Garuda Indonesia.

Tiga jabatan yang diberikan pada Fuad Rizal tersebut akan berlaku hingga diselenggarakannya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Garuda Indonesia.

Tak hanya Fuad Rizal, Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah juga diberi tugas tambahan.

 Pikri Ilham Kurniansyah diminta menjadi Plt Direktur Human Capital dan Plt Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Garuda Indonesia.

Untuk meringankan tugas Fuad dan Pikri, keduanya juga menunjuk empat orang dari internal Garuda Indonesia untuk penjadi pelaksana harian.

Keempat orang tersebut, yakni:

1. Capt Tumpal Manumpak Hutapea sebagai Pejabat Direktur Operasi PT Garuda Indonesia Tbk,

2. Mukhtaris sebagai Pejabat Direktur Teknik dan Layanan PT Garuda Indonesia Tbk,

3. Joseph Tendeansebagai Pejabat Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha PT Garuda Indonesia Tbk,

4. Capt Aryaperwira Adileksana sebagai Pejabat Direktur Human Capital PT Garuda Indonesia Tbk.

Sebelumnya diberitakan, Ari Askhara langsung dicopot karena dugaan dirinya terlibat langsung dalam penyelundupan itu.

Harley Davidson dan sepeda Brompton tersebut diselundupkan dari Perancis ke Indonesia.

Kasus penyelundupan yang ditemukan di pesawat Garuda Indonesia tipe A300-900neo itu diperkirakan tidak hanya menyeret Ari Askhara.

Erick Thohir mengatakan akan melihat lebih dalam lagi siapa saja oknum lain yang terlibat dalam penyelundupan.

"Kita proses secara tuntas apalagi ada kerugian negara, tidak hanya perdata juga pidana," kata Erick Thohir saat konferensi pers terkait penyelundupan di Kementerian Keuangan, (5/12/2019).

Proyek Perusahaan Erick Thohir di Garuda Indonesia

Namun, di tengah upaya Erick Thohir "bersih-bersih" di lingkungan BUMN, utamanya di Garuda Indonesia muncul kabar miring.

Dirinya disebut terlibat dalam sebuah proyek saat mencopot 5 direksi Garuda Indonesia dalam kasus penyelundupan sepeda motor Harley dan sepeda Brompton.

Proyek tersebut dikerjakan PT Mahaka Media Tbk melalui Mahaka Entertainment, perusahaan didirikan Erick Tohir.

Apa proyeknya?

"Hari ini saya mendapat informasi yang perlu saya konfirmasi (kepada) Anda. Katanya Erick Thohir mau bersih-bersih, tapi Erick Thohir juga punya proyek di Garuda. Maka dengan link pesawat Airbus A330neo ini juga Mahaka katanya," kata Karni Ilyas meminta konfirmasi kepada Arya Sinulingga sekaligus mewakili Erick Thohir.

Arya Sinulingga pun sigap menanggapi, namun emosional

"Tadi ada juga berseliweran (informasi itu) di WA group, mengenai itu," kata Arya Sinulingga, politikus Partai Perindo membuka awal pernyataannya untuk mengonfirmasi.

Dirinya menyampikan 3 poin untuk menjelaskan duduk perkara proyek di Garuda Indonesia itu.

"Yang pertama, Mahaka itu perusahaan publik yang sudah lama bermain-main di bisnis media. Artinya dia ada di mana-mana bermain di bisnis media. Promosi di mana-mana. Pak Erick belum jadi menteri pun itu udah besar. Mahaka orang tahu di bidang media, besar gitu."

"Yang kedua, pak Erick sudah mundur dari semua manajemen di Mahaka ketika beliau jadi menteri."

"Yang ketiga, kami sudah tanya juga di Garuda karena pak Erick kita kasih tahu, tadi pagi, 'Pak, bos, chief ini ada seperti ini (isu)."

Erick Thohir sekaligus mantan Presiden Komisaris PT Visi Media Asia Tbk (perusahaan pemilik TV One) pun kaget sebagaimana diekspresikan Arya Sinulingga.

Proyek dikerjakan Mahaka Entertainment di Garuda Indonesia memang benar adanya, nilainya Rp 300 juta.

Mahaka Entertainment mengerjakan proyek pertunjukan artis saat acara peresmian pengoperasian pesawat Airbus A330-900neo di Hanggar GMF, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (27/11/2019) malam.

Pada saat itu, Mahaka Entertainment menjadi bagian dari konsorsium event organizer acara peresmian pengoperasian pesawat Airbus A330-900neo bernomor registrasi PK-GHE sekaligus yang mengangkut sepeda motor Harley Davidson dan sepeda Brompton selundupan dari Perancis ke Indonesia.

"Langsung dia cek, saya langsung cek juga, saya tanya aman temen-temen di Mahaka, ternyata ini proyek memang bener, tapi ternyata Mahakanya dapat. Saya diberi tahu angkanya Rp 300 juta nilainya. Itu menyediakan artis saja pada acara launching," kata Arya Sinulingga.

"Itu berapa vendor, Mahaka kebagian proyek untuk menyediakan artis dari rangkaian besar ini. Ya, Rp 300 juta inilah, itu kecil, tapi tetap kita harus clear," katanya lebih lanjut.

Belum diketahui, berapa banyak event organizer terlibat dalam acara tersebut.

Secara tegas, Arya Sinulingga menyampaikan jika proyek tersebut tak mempengaruhi Erick Thohir untuk mengambil tindakan tegas mencopot 5 direksi PT Garuda Indonesia Tbk karena skandal penyelundupan sepeda motor Harley Davidson dan sepeda Brompton.

Mantan Pemimpin Redaksi RCTI dan Direktur Pemberitaan MNC Group ini menggarisbawahi jika proyek tersebut terlaksana saat Erick Thohir telah menanggalkan jabatannya di PT Mahaka Media Tbk sehubungan dengan jabatan baru sebagai Menteri BUMN pada Kabinet Indonesia Maju.

"Ini juga membuktikan walaupun dikasih proyek ke Mahaka, nggak ngaruh, AA ( Ari Askhara ) tetap dipecat juga. Kalau betul-betul pengaruh, harusnya AA nggak diini (dicopot). Ini juga membuktikan, nggak ngaruh, pak. Mau apapun, ya jangan-jangan suudzon bahwa nanti dikasih Mahakanya senang," kata Arya Sinulingga.

Karni Ilyas pun tertawa mendengar argumen Arya Sinulingga yang berbicara berapi-api.

Lanjut, kata dia, "Tapi yang pasti itu tidak memundurkan pak Erick ketika tahu Dirutnya Garuda salah dan direksi salah, yang lain ya semua diganti. Jadi nggak ada masalah dengan itu. Itu membuktikan kita nggak kendor."

Selengkapnya, tonton videonya di bawah ini.

SUMBER: https://makassar.tribunnews.com/2019/12/11/diungkap-karni-ilyas-di-ilc-tv-one-erick-thohir-punya-proyek-di-garuda-indonesia-lihat-nilainya?page=all

Editor: Aldi Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved