Pidato Megawati

Megawati Minta Pendukung Khilafah Keluar dari Indonesia: Pancasila Sudah Dihargai

Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri meminta agar mereka yang masih mendukung ideologi khilafah untuk keluar dari Indonesia

Megawati Minta Pendukung Khilafah Keluar dari Indonesia: Pancasila Sudah Dihargai
www.faktaindonesia.id
Megawati Minta Pendukung Khilafah Keluar dari Indonesia: Pancasila Sudah Dihargai 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri meminta agar mereka yang masih mendukung ideologi khilafah untuk keluar dari Indonesia.

Pernyataan tegas tersebut disampaikannya dalam sambutan di Gedung Konvensi TMP Kalibata, Jakarta, Senin (9/12).

”Jadi untuk apa hidup di Indonesia ini. Jangan rusak negara ini. Pergilah kalian," kata Megawati saat menyampaikan sambutan di Gedung Konvensi TMP Kalibata, Jakarta, Senin (9/12).

Megawati melanjutkan, para pendukung khilafah itu dia tantang untuk datang ke DPR dan berdiskusi, tetapi satu pun tak ada yang muncul.

"Saya sudah buka diri, enggak usah main di jalanan, datang ke DPR, sampaikan konsep itu, lalu apa bedanya dengan Pancasila yang sudah sangat dihargai bukan hanya Indonesia saja, tapi banyak negara di luar Indonesia yang mengakui," beber dia.

Megawati Soekarnoputri - Ketua Umum PDI Perjuangan
Megawati Minta Pendukung Khilafah Keluar dari Indonesia: Pancasila Sudah Dihargai (Tribunnews.com)

Gerindra: Yang Bantu Pulangkan Prabowo, Taufiq Kiemas, Ibu Megawati Wapres, Presiden Gus Dur

Megawati menerangkan, paham khilafah sendiri tidak diterima di negara jazirah Arab, seperti di Saudi, Suriah, Iran, Libya, bahkan Mesir.

"Tahun berapa yang namanya khilafah itu sudah ndak ada, bubar.

Ketika baca sejarah ketika Turki menjadi republik itulah enggak ada lagi. Boleh kalau ndak percaya ayo sini bilang, 'oh Bu Mega bohong ya'. Saya kan baca sejarah lho tahun 1924 (khilafah) selesai, kok sekarang mau lagi? Kenapa enggak ada yang berani sana datang ke DPR?" ungkap dia.

Ketua Dewan Pengarah BPIP itu juga sempat menyinggung masalah ASN yang terpapar radikalisme.

Megawati awalnya membandingkan pemahaman nilai Pancasila di kalangan anak muda dengan para tokoh BPIP yang usianya sudah tua.

Halaman
1234
Penulis: Rhendi Umar
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved