NEWS

KPK Selamatkan 63,9 Triliun Selama 4 Tahun Terakhir, Sri Mulyani Harap Seperti Ini

KPK telah melakukan upaya kerja keras dengan menyelamatkan keuangan negara Rp 63,9 triliun, selama 4 tahun terakhir.

Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/7/2017). (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG) 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) telah melakukan upaya kerja keras dengan menyelamatkan keuangan negara Rp 63,9 triliun, selama 4 tahun terakhir.

Potensi kerugian keuangan negara ini diselamatkan melalui berbagai upaya pencegahan korupsi.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyampaikan, pencegahan korupsi juga merupakan langkah penting untuk menyelamatkan keuangan negara.

Penyelamatan keuangan negara hingga mencapai Rp 63,9 triliun antara lain berasal dari kegiatan pemantauan penyelenggaraan pemerintahan berupa kajian-kajian lintas sektoral sebesar Rp 34,7 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani usai menghadiri diskusi 'Challenges of Diversity Management in a Public Organization' di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (UI), di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Sabtu (12/10/2019).
Menteri Keuangan Sri Mulyani usai menghadiri diskusi 'Challenges of Diversity Management in a Public Organization' di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (UI), di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Sabtu (12/10/2019). (Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com)

Kemudian, melalui koordinasi dan supervisi untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dari pajak hotel, fasilitas umum dan sosial, serta sengketa aset, penyelamatan keuangan negara bisa mencapai hingga Rp 29 triliun.

Adapun dari gratifikasi dalam bentuk uang dan barang senilai Rp 159,3 miliar.

Agus menyampaikan, data potensi kerugian keuangan negara yang berhasil diselamatkan dalam pembukaan Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

Wakil Presiden Ma’ruf Amin turut membuka kegiatan Hari Antikorupsi Sedunia. Tahun ini, peringatan Hari Antikorupsi Sedunia mengangkat tema ”Bersama Melawan Korupsi Mewujudkan Indonesia Maju.”

Selain pimpinan KPK yang sekarang, komisioner KPK terpilih periode 2019-2023 juga hadir dalam kegiatan Hari Antikorupsi Sedunia.

Mereka adalah Firli Bahuri, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango, Nurul Ghufron, dan Alexander Marwata.

Halaman
123
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved