Politik

Rocky Gerung: Kalau Saya Dipenjara Jenguk ya, Dituding Hina Jokowi, Dilapor PDIP, Dibela Fadli Zon

Pengamat politik, Rocky Gerung memang unik, setiap mengeluarkan pernyataan menuai pro kontrak dari publik

Realita TV
Rocky Gerung dilaporkan pihak PDIP ke Polisi 

Menurutnya, retorika adalah bunga bahasa atau seni berbicara.

Retorika, lanjut Fadli Zon, dibutuhkan di ruang publik politik untuk meredam konflik.

"Bisa dibayangkan bagaimana seandainya semua orang harus berbicara terus terang untuk membela kepentingan dan pikirannya di ruang publik? Mungkin ruang publik kita isinya hanya makian dan sumpah serapah saja," ujarnya.

Beruntung ada retorika yang menurutnya berguna untuk memperkecil potensi benturan.

Lebih lanjut, Fadli Zon menilai anggapan Presiden sebagai 'simbol negara' lalu mengkritiknya dianggap sebagai bentuk penghinaan adalah salah kaprah.

Sebab, konstitusi dan undang-undang tak pernah menyebut Presiden sebagai 'simbol negara'.

"Jadi, sekali lagi, Presiden bukanlah simbol negara. Bagaimana Presiden bisa dianggap simbol negara, jika tiap lima tahun sekali harus diganti?," tambahnya.

Terkait pernyataan Rocky Gerung mengenai pancasila, menurut Fadli Zon, hal itu tidak pantas untuk diadukan.

"Pernyataan Rocky mengenai Pancasila juga tak pantas diadukan. Ia memang keliru ketika menyatakan yang tidak bisa diubah hanya bentuk negara, sementara Pancasila bisa diubah melalui amandemen," kata Fadli Zon.

Fadli Zon lantas menyinggung soal orang-orang yang baru 'puber Pancasila'.

Halaman
1234
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved