Tinju Dunia
Anthony Joshua Sejajar Mike Tyson dan Muhammad Ali, Masuk 6 Petinju yang Pegang Rekor Ini
Luar biasa. Petinju kelas berat, Anthony Joshua menyamai rekor milik Muhammad Ali dan Mike Tyson setelah menang lawan Andy Ruiz Jr.
TRIBUNMANADO.CO.ID, AMERIKA - Luar biasa. Petinju kelas berat, Anthony Joshua, ternyata menyamai rekor milik Muhammad Ali dan Mike Tyson setelah menang melawan Andy Ruiz Jr.
Anthony Joshua berhasil menjadi pemenang pada pertandingan melawan Andy Ruiz Jr dalam laga ulang di Diriyah Arena, Ad Diriyah, Arab Saudi.
Bertanding pada Minggu (8/12/2019), Anthony Joshua dinyatakan menang dengan keputusan mutlak atau unanimous decision atas Andy Ruiz Jr dalam 12 ronde.
Penilaian pertarungan ini dari tiga juri adalah 119-109, 118-110, dan 118-110 untuk Anthony Joshua.
Hasil itu membuat Ruiz kehilangan empat gelar juara kelas berat sekaligus yakni WBO, WBA, IBO, IBF yang baru saja dia genggam enam bulan lalu.
Selain itu kemenangan peraih medali emas Olimpiade London ini merupakan yang kedua dalam kariernya dengan dinyatakan secara keputusan mutlak.
Sebelumnya, Joshua pernah mengalami menang dengan keputusan mutlak tatkala melawan Joseph Parker pada Maret 2018.
Menghabiskan 12 ronde, Joshua akhirnya dinyatakan sebagai pemenang kontra Joseph Parker.
Dengan meraihnya secara keputusan mutlak, kemenangan ini sangat berarti bagi Joshua.
Pasalnya, menurut laporan BBC yang dikutip BolaSport.com, petinju asal Inggris tersebut telah menyamai rekor milik Muhammad Ali, Lennox Lewis, Evander Holyfield, Mike Tyson dan Floyd Patterson untuk merebut kembali gelar kelas berat dunia setelah lepas dari genggaman mereka.
Sebelumnya, Muhammad Ali, Lennox Lewis, Evander Holyfield, Mike Tyson dan Floyd Patterson harus mendapatkan kembali gelar kelas beratnya dalam pertandingan ulang.
Joshua patut berbangga karena namanya telah masuk ke dalam buku sejarah yang bersanding dengan beberapa nama petinju kelas atas seperti Mike Tyson dan Muhammad Ali.
Setelah berhasil merebut kembali gelar kelas berat dari Ruiz Jr, Joshua sempat melontarkan beberapa kata.
"Yang pertama kali, itu sangat bagus, tapi saya harus melakukannya dua kali (pertandingan)," kata Joshua dikutip BolaSport.Com dari Dazn.
"Ini tentang tinju. Saya biasa menjatuhkan lawan, tetapi terakhir saya menerima kekalahan. Saya memberi orang itu penghormatan."
"Namun, saya mengoreksi diri saya sendiri dan ingin bertarung kembali. Saya menghormati Andy dan keluarganya," katanya meneruskan.
Kemudian Joshua menjelaskan alasannya mengapa bermain aman dalam pertarungan ulang melawan Ruiz.
"Saya hanya ingin menunjukkan sebuah gaya petinju hebat dan menunjukkan sebuah ilmu yang manis dalam olahraga ini," ujar Joshua menjelaskan.
"Ini tentang memukul dan tanpa dipukul." ujarnya menambahkan lagi.
Sementara itu, Ruiz pun membeberkan biang kegagalan memenangi duel versus Joshua jilid kedua ini.
Diakui petinju keturunan Meksiko itu, popularitas pasca-menang TKO atas Joshua pada pertarungan pertama Juni lalu telah membuat dia sedikit terlena.
Imbasnya, Ruiz meremehkan Joshua yang di sisi lain bekerja keras untuk melakukan revans.
"Saya seharusnya berlatih lebih keras, dan saya melewati hal tersebut," kata Ruiz, dikutip BolaSport.com dari Boxing News 24.
"Saya pikir itu akan menjadi hal yang sama seperti pada tanggal 1 Juni (pertarungan pertama). Kami memang berlatih beberapa hal, tetapi saya menjadi jauh lebih berat, saya tidak melakukan yang terbaik," ujar dia.
"Ada banyak yang mereka katakan kepada saya dan saya pikir ketenaran membuat saya lengah," ucap Ruiz lagi.
Kendati gagal melanggengkan status juara dunia kelas berat, petinju berusia 30 tahun itu tetap merasa bangga karena pernah memegang gelar tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/anthony-joshua-menang-berduel-dengan-andy-ruiz-jr-di-arab-saudi.jpg)