News

Polresta Boltim Siap Tindak Tegas Pembuat Onar saat Natal dan Tahun Baru

Menjelang Natal, dan Tahun Baru 2020 Kapolres Boltim AKBP Irham Halik mebgimbau agar masyarajat dapat menjaga stabilitas keamanan.

Polresta Boltim Siap Tindak Tegas Pembuat Onar saat Natal dan Tahun Baru
Siti Nurjanah/tribun manado
Polresta Boltim Siap Tindak Tegas Pembuat Onar saat Natal dan Tahun Baru 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tak lama lagi umat Kristian merayakan Natal 2019.

Menjelang Natal, dan Tahun Baru 2020 Kapolres Boltim AKBP Irham Halik mebgimbau agar masyarajat dapat menjaga stabilitas keamanan.

"Warga masyarakat baik yang ada di wilayah Boltim, maupun pendatang dari luar daerah, diimbau untuk tetap menjaga keamanan, kepolisian akan menindak tegas bagi para pembuat onar," ucapnya.

Pihaknya tidak segan-segan menindak tegas para pembuat onar disaat menjelang Natal dan Tahun baru 2020.

"Ketika waktu Natal tiba banyak warga dari luar daerah yang berdatangan. Jika ada yang berbuat keributan apalagi yang berbuat keonaran itu warga luar daerah, maka kami akan segera mebindak tegas,” ucapnya. (ana)

BERITA TERPOPULER :

 Kejelasan Susi Pudjiastuti untuk Pimpin BUMN, Menteri Erick Thohir: Figur Terbaik untuk Bank Mandiri

 Sempat Viral di Facebook, Tendang Pintu Gereja Sambil Mengancam Warga Pakai Pisau di Jalan

TONTON JUGA :

Kepolisian Republik Indonesia telah menurunkan 82.633 personel untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru di seluruh Indonesia. Semua aparat kepolisian telah menempati titik-titik pengamanan dalam Operasi Lilin 2012 ini.

"Seluruh anggota yang terlibat pengamanan operasi Lilin 2012 sudah menempati posnya masing-masing," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Agus Rianto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (24/12/2012).

Hari ini umat Kristiani mulai melakukan ibadah Natal di gereja-gereja. Puncak perayaan Natal akan berlangsung Selasa (25/12/2012) besok. Agus mengatakan, hingga saat ini situasi berjalan normal. Untuk mencegah gangguan keamanan, kepolisian juga telah melakukan langkah deteksi dini di gereja.

"Kita sudah lakukan langkah-langkah pendahuluan, bekerja sama dengan panitia pelaksana dalam rangka menciptakan kondisi yang aman dan tertib di lokasi kegiatan," terangnya.

Gereja-gereja besar seperti Katedral dan Imanuel menjadi prioritas pengamanan. Menurut Agus, prioritas dilakukan pada gereja-gereja yang memiliki umat dalam jumlah besar dan potensi gangguan keamanan seperti teror. Operasi Lilin akan berlangsung selama 10 hari yakni mulai 23 Desember 2012 hingga 1 Januari 2013.

Dalam Operasi Lilin Polri juga melibatkan TNI, instansi terkait, dan komponen masyarakat. Personel cadangan juga telah dipersiapkan untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan yang kemungkinan terjadi.

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved