Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulawesi Utara

Polimdo Ajari Pembuatan Abon Tahan Lama ke Ibu-ibu Penjual Ikan di Desa Minaesa

Ibu-ibu penjual ikan di pasar sangat antusias mengikuti Pelatihan Kewirausahaan di Desa Minaesa Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara.

Editor: Alexander Pattyranie
ISTIMEWA
Tim pelaksana dan Peserta berfoto bersama setelah mengikuti pelatihan di Desa Minaesa Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (11/05/2019) lalu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ibu-ibu penjual ikan di pasar sangat antusias mengikuti Pelatihan Kewirausahaan di Desa Minaesa Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (11/05/2019) lalu.

"Materi yang diberikan menambah wawasan dan sangat menarik akan berdampak pada peningkatan pengetahuan untuk memasarkan ikan," ujar Rodia Mokodompit, satu di antara peserta.

Pelatihan yang diikutinya digelar Program Studi Manajemen Pemasaran Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Manado (Polimdo).

Dr Mikke Marentek SE MSi dan Dr Nancy Mandey SE MSi selaku tim pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat Skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) itu.

"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan bagi masyarakat dan bagi pelaksana," ujar Mikke Marentek.

Pihaknya memberi penyuluhan dan pelatihan pembuatan abon ikan, satu di antara pengembangan produk turunan dari ikan.

Materi dalam PKM yaitu: strategi pemasaran, desain kemasan, pengembangan kewirausahaan dan pelatihan pembuatan abon ikan.

Pelatihan abon ikan ini diajarkan bagaimana memproduksi abon ikan yang memiliki keterjaminan produk berkualitas, higienis dan memiliki kemasan yang menarik, sehingga produk abon bisa tahan lama, memiliki daya tarik dengan adanya label yang menjadi identitas dari abon yang diproduksi.

Menurut pengakuan seorang peserta, Rahma, selama ini abon yang mereka buat hanya bertahun selama sepekan karena mereka tidak melakukan proses pengeringan.

Pelatihan ini juga dihadiri Sekretaris Desa dan Kaur Pemerintahan Masda Paputungan, Ketua Jurusan Administrasi Bisnis Dr Ir Efendy Rasjid SE MSi, serta para mahasiswa program studi manajemen pemasaran jurusan Administrasi Bisnis..

Dosen yang membawa materi antara lain, Agung Kembau SE MM, Arief Kumaat SE MBA, dan Cysca
Langi SE MSi.

Kegiatan ini melibatkan juga dosen dari Jurusan Teknik Mesin yaitu Silvy Dollorosa Boedi ST MT bersama Johnson Keresung AmdTM, untuk membantu menyelesaikan masalah Mitra Asna yaitu tempat pengasapan terbuat dari besi.

Selama ini mitra menggunakan pengasapan dari bambu dan hanya bertahan selama dua pekan.

Dalam kegiatan itu, tim pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat telah memilih UKM ASNA, untuk menerima bantuan berupa alat pengasapan yang terbuat dari besi yang berkualitas dan gerobak dorong.

"Hal ini diberikan karena permasalahan yang dihadapi mitra selama ini tempat pengasapan ikan hanya bersifat temporer sehingga sering diganti dan kendala pengangkutan kayu bakar yaitu mereka tidak memiliki peralatan pengangkut. Menurut pengakuan dari salah satu peserta," kata Mikke Marentek.

(Tribunmanado.co.id/alp/order)

BERITA TERPOPULER :

 Kejelasan Susi Pudjiastuti untuk Pimpin BUMN, Menteri Erick Thohir: Figur Terbaik untuk Bank Mandiri

 Erick Thohir Lakukan 6 Gebrakan, Rini Soemarno Ngapain Aja Kemarin? Yunarto Wijaya Mempertanyakan,

 Sempat Viral di Facebook, Tendang Pintu Gereja Sambil Mengancam Warga Pakai Pisau di Jalan

TONTON JUGA :

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved