Berita Mitra

Warga di Kabupaten Ini Kurang Peminat Daging Babi

Di wilayah Minahasa Tenggara (Mitra), perdagangan daging babi nyaris tak ada bisa meraup keuntungan alias sepi pengunjung.

Warga di Kabupaten Ini Kurang Peminat Daging Babi
TRIBUN MANADO/GIOLANO SETIAY
Warga di Kabupaten Ini Kurang Peminat Daging Babi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jelang perayaan Natal, penjualan daging babi mulai meningkat di beberapa daerah yang ada di Sulawesi Utara (Sulut).

Berbeda dengan di wilayah Minahasa Tenggara (Mitra), perdagangan daging babi nyaris tak ada bisa meraup keuntungan alias sepi pengunjung.

Hal ini dibeberkan langsung oleh salah seorang Ibu yakni Vince Ratuela (69) warga Tosuraya, Kecamatan Ratahan Kabupaten Mitra.

"Memang situasi perdagangan daging babi di pasar Ratahan kurang peminat setiap akhir tahun ini," ujar Ratuela.

Ia mengatakan, sudah seperti ini dari beberapa tahun terakhir, sama saja suasananya.

Sangat kurang peminat untuk daging babi.

Dirinya mengatakan, saat ini harga daging babi untuk saat ini turun tak seperti biasanya.

"Sekarang harga yang ada yakni Rp 34.000 per kilogram. Kalau yang biasanya Rp 36.000 per kilogram," terangnya.

Ia menambahkan, kebanyakan saat ini masyarakat ekonomi ke atas sudah tak mau menyibukkan diri untuk memasak saat perayaan natal.

"Sekarang masyarakat hanya ingin instan saja.

Halaman
12
Penulis: Giolano Setiay
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved