Berita Bolmong

Pecalang Jaga Gereja di Malam Natal, Mengintip Kerukunan Umat Beragama di Bolmong

Belajar toleransi, belajarlah di Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara.

Pecalang Jaga Gereja di Malam Natal, Mengintip Kerukunan Umat Beragama di Bolmong
TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS
Pecalang Jaga Gereja di Malam Natal, Mengintip Kerukunan Umat Beragama di Bolmong 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Belajar toleransi, belajarlah di Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara.

Ya. Toleransi antarumat beragama di kabupaten ini, tumbuh secara alami, bak bunga yang berkembang tanpa bantuan musim.

Jauh sebelum slogan torang samua basudara digelorakan, nenek moyang orang Mongondow, penduduk asli Bolmong, sudah bersepakat dengan para pendatang dari Minahasa, Sangihe, Bali, Jawa dan Bugis untuk hidup rukun dan saling tolong-menolong.

Pada momen hari raya, kerukunan itu tampak.

Di Mopuya yang merupakan daerah transmigran Bali, umat hindu menjaga lima gereja yang berada di sana.

"Gereja akan dijaga oleh pecalang," kata I Gede Gunung kepada tribunmanado.co.id.

Sebut dia, para pecalang bakal berpatroli di jalan saat ibadah natal berlangsung.

Sebut dia, tradisi tersebut sudah berlangsung sejak puluhan tahun.

"Giliran nyepi umat Kristen dan Muslim yang menjaga kami," kata dia.

Di Lolak, hiasan pohon natal bertaburan di tepi jalan.

Halaman
12
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved