BPJS Kesehatan Diskusi Bareng FKTP Untuk Mantapkan Pelayanan Primer

Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan kepada peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indone

BPJS Kesehatan Diskusi Bareng FKTP Untuk Mantapkan Pelayanan Primer
istimewa
BPJS Kesehatan Diskusi Bareng FKTP Untuk Mantapkan Pelayanan Primer 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Tomohon, Jamkesnews – Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan kepada peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

FKTP sebagai gatekeeper mempunyai fungsi kontak layanan peserta (First Contact), pelayanan berkelanjutan (Continuity), pelayanan paripurna (Comprehensiveness) dan koordinasi pelayanan (Coordination).

Sebagai gatekeeper dalam pelayanan kesehatan, FKTP baik puskesmas, dokter keluarga, dan klinik pratama diharapkan dapat optimal dalam menjalankan fungsinya sehingga pelayanan yang dilakukan di rumah sakit merupakan benar-benar pelayanan kesehatan yang tidak bisa diberikan di FKTP.

 Untuk memastikan fungsi FKTP tersebut, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tondano mengumpulkan seluruh FKTP se-Minahasa Raya. Kegiatan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menyamakan persepsi dan memonitoring evaluasi pelayanan yang telah diberikan oleh FKTP seklaigus menyampaikan regulasi-regulasi dan keilmuan terbaru terkait pelaksanaan program JKN-KIS.

“Kegiatan ini harus rutin dilakukan oleh BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan sebagai wujud kolaborasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya di FKTP dan menjadi feedback bagi semua FKTP terkait pelayanan yang telah diberikan.

Apabila ada yang sudah baik bisa menjadi percontohan bagi faskes lainnya dan yang belum baik maka harus segera diperbaiki untuk evaluasi pelayanan kesehatan," ujar dr. Deesje Liuw, M.Biomed, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tomohon.

Pada kesempatan yang sama BPJS Kesehatan menyampaikan regulasi terkait rujukan horizontal dan pelaksanaan kapitasi berbasis komitmen bagi FKTP yang tertuang dalam peraturan BPJS Kesehatan Nomor 7 Tahun 2019 sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama pada penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Kesehatan salah satunya dilakukan penerapan pembayaran berbasis kinerja dalam bentuk kapitasi berbasis komitmen pelayanan.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Nancy Rineke Tewuh menyatakan hal tersebut menjadi konsen utama dari BPJS Kesehatan dalam peningkatan pelayanan kesehatan di FKTP karena sampai saat ini juga masih ada beberpa hal yang belum bisa dicapai oleh FKTP dalam indikator pencapaian KBK yaitu pada indikator angka kontak, rasio rujukan non spesialistik dan rasio peserta prolanis terkendali.

“Dengan diterapkannya rujukan horizontal diharapkan dapat menurunkan angka rujukan ke rumah sakit sehingga yang benar-benar dirujuk ke rumah sakit adalah pelayanan yang membutuhkan pelayanan spesialistik. Harapan besar dengan pelaksanaan program ini dapat didukung oleh semua fasilitas kesehatan dan stakeholder untuk bersama-sama mengsukseskan pelaksanaan program JKN-KIS.” tutup Nancy. (ik/ap).

Editor: Enjelita Sandra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved