Politik

Bencinya Jusuf Kalla ke Setya Novanto, Alasannya Setnov Suka Manfaatkan Proyek, Ngemis Jabatan

Setelah tak menjabat lagi Wakil Presiden. Jusuf Kalla yang pernah menjabat Ketua Umum Partai Golkar menceritakan figur Setya Novanto

Bencinya Jusuf Kalla ke Setya Novanto, Alasannya Setnov Suka Manfaatkan Proyek, Ngemis Jabatan
Kolase Foto: Tribunnews
Jusuf Kalla bongkar rahasia Setya Novanto di Partai Golkar 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Setelah tak menjabat lagi Wakil Presiden. Jusuf Kalla yang pernah menjabat Ketua Umum Partai Golkar menceritakan figur Setya Novanto yang tidak pernah disukainya karena sering bermain-main memanfaatkan proyek selaku anggota DPR RI.

Intip Kebiasaan Jusuf Kalla saat Jabat Wakil Presiden, 'Suka Bawa Rantang Nasi'
Intip Kebiasaan Jusuf Kalla saat Jabat Wakil Presiden, 'Suka Bawa Rantang Nasi' (tribun wow)

JK sapaan akrab Jusuf Kalla pun mengungkap Setya Novanto sering mengemis minta jabatan.

Mantan Wapres di dua Presiden ini menyebut Setya Novanto sebagai biang memburuknya citra Partai Golkar dengan permainan-permainan di legislatif dan eksekutif.

Hal itu berkaitan dengan kasus korupsi KTP elektronik atau e-KTP yang kemudian menetapkan Novanto sebagai terdakwa.

"Ternyata dia (Novanto) biangnya. Semua pada tahu itu, dibanding sekarang, akhirnya nama partai kena sekarang akibat Novanto," kata mantan Ketua Umum Partai Golkar itu dalam sebuah diskusi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2019).

Kalla lantas bercerita bahwa pada saat dirinya menjabat sebagai ketua umum, Novanto pernah memohon untuk menjadi wakil sekretaris Fraksi Golkar.

Novanto juga sempat melobi sejumlah elite Golkar agar permintaannya itu diwujudkan.

Namun, seluruh lobi itu gagal dan tidak satu pun elite partai bersedia memenuhi permintaan Novanto.

"Dia mengemis jadi wakil sekretaris fraksi, melobi. Saya bilang tidak bisa urus apa pun di partai, enggak boleh campur tangan di partai apa pun.

Deretan Harga Terbaru HP Samsung Bulan Desember 2019, Ada Promo Cashback hingga Rp 3,5 Juta

PAN Buka Pendaftaran Kandidat Calon Wali Kota Manado, Menyusul Pilgub Usai Rakernas

Sosok ini Ungkap Anggota FPI Habib Jafar Shodiq Alattas Ditangkap Polisi, Caci Maki Maruf Amin

Sudah semua orang lobi, sama sekali Novanto tidak bisa urus apa pun," ujar Kalla.

Halaman
1234
Editor: Aswin_Lumintang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved