Gubernur Kepri Nurdin Basirun Hanya Diam saat Didakwa Terima Gratifikasi Rp 4,22 Miliar

Gubernur Kepri Nurdin Basirun didakwa terima suap dan gratifikasi Rp 4,22 miliar. Diadili di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun Hanya Diam saat Didakwa Terima Gratifikasi Rp 4,22 Miliar
kompas.com
Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun 

Menurut jaksa, penerimaan gratifikasi sebesar Rp 4,22 miliar itu tak pernah dilaporkan Nurdin ke KPK dalam tenggang waktu 30 hari sejak penerimaan.

Jaksa mendakwa Nurdin melanggar Pasal 12 B Ayat (1) UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP.

Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Yanto, yang memimpin persidangan menyatakan melanjutkan agenda sidang ke tahap pemeriksaan perkara.

Sebab, Nurdin Basirun selaku terdakwa dan tim penasihat hukum tidak mengajukan nota keberatan atau eksepsi atas dakwaan jaksa KPK.

"Daftar saksi sudah kami susun, ada puluhan saksi yang kami akan ajukan. Minggu ini belum bisa lebih dari 5 orang. Sidang hari ini di Bandung kemarin di Palembang. Maksimal 5 orang," kata jaksa Muh Asri.

Nurdin Basirun yang mengenakan kemeja warna abu-abu dan celana hitam hanya terdiam saat jaksa KPK membacakan dakwaan untuknya.

Istri Nurdin Basirun, Noorlizah dan keluarga besarnya tampak menghadiri sidang ini di barisan kursi pengunjung sidang.

Nurdin sempat berbincang dengan istrinya itu sebelum persidangan dimulai.

Kasus yang menjerat Gubernur Kepri Nurdin Basirun terjaring ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) praktik suap yang dilakukan tim KPK pada 10 juli 2019 lalu.

Nurdin Basirun dinonaktifkan dari jabatannya setelah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh KPK.

(tribun network/gle/coz)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Sigit Sugiharto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved