News

Cargill Amurang Perusahaan Pertama di Sulut Kantongi SK Instalasi Karantina Tumbuhan Kementan RI

SK IKT diterima PT Cargill Indonesia, yang diwakili Imelda Tandako, Plant Manager untuk Cargill di Amurang.

Cargill Amurang Perusahaan Pertama di Sulut Kantongi SK Instalasi Karantina Tumbuhan Kementan RI
Istimewa
Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Manado, Ir. Junaidi, MM (kanan) menyerahkan SK)  Instalasi Karantina Tumbuhan (IKT) kepada Imelda Tandako, lant Manager Cargill Indonesia Amurang 

TRIBUNMANADO.CO.ID – PT Cargill Indonesia di Amurang menjadi perusahaan pertama di Sulut yang mengantongi Surat Keputusan (SK) Instalasi Karantina Tumbuhan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI).

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Manado, Junaidi menyerahkan SK Instalasi Karantina Tumbuhan (IKT) Nomor : 2330/KPTS/KR.020/K/10/2019 kepada PT Cargill Indonesia di Amurang, Selasa (03/12/2019).

Junaidi mengatakan, ini merupakan SK Instalasi Karantina Tumbuhan pertama yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian RI untuk sektor industri atau perusahaan di Sulut.

SK IKT diterima PT Cargill Indonesia, yang diwakili Imelda Tandako, Plant Manager untuk Cargill di Amurang.

Cargill mengambil inisiatif untuk membangun Instalasi Karantina Tumbuhan (IKT) sebagai upaya untuk meningkatkan proses rantai pasokan eksport untuk bisnis Cargill di Amurang, selain untuk selalu mematuhi peraturan pemerintah Indonesia.

Hal ini merujuk kepada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 73/PERMENTAN/OT.140/12/2012 yang menyatakan bahwa karantina produk ekspor harus dilakukan di Instalansi Karantina Tumbuhan (IKT) sebelum dikirim ke tempat tujuan ekspor.

Dalam peraturan tersebut juga dinyatakan bahwa IKT tersebut dapat dibangun sendiri oleh pengusaha, badan hukum, maupun perusahaan yang telah ditunjuk oleh pemerintah.

Junaidi menjelaskan SK IKT yang diberikan kepada Cargill di Amurang ini adalah yang pertama di Sulut.

"Diharapkan ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan dan para industri export-import lainnya yang berada di Sulawesi Utara.

"Dengan berinvestasi membangun IKT akan memudahkan perusahaan melakukan kegiatan export dan sejalan dengan itu perusahaan juga dapat meningkatkan kualitas export," kata Junaidi.

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved