Krakatau Steel

Erick Thohir Pusing Kasus di Krakatau Steel, Punya Utang 40 Triliun, 60 Anak Perusahaan, LBP Berang

Menteri BUMN Erick Thohir mengakui permasalahan PT Krakatau Steel memang tidak mudah dan membutuhkan perhatian ekstra dirinya.

Erick Thohir Pusing Kasus di Krakatau Steel, Punya Utang 40 Triliun, 60 Anak Perusahaan, LBP Berang
Tribun Jabar
Erick Thohir dan Presiden Jokowi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengakui permasalahan PT Krakatau Steel memang  tidak mudah dan membutuhkan perhatian ekstra dirinya. Karena itu, dia meminta waktu untuk menyelesaikan kasus di PT Krakatau Steel.

Bahkan, ia menyerah akan jika diminta selesaikan permasalahan dengan syarat di luar kemampuannya. 

Luhut Binsar Pandjaitan dan Prabowo Subianto.
Luhut Binsar Pandjaitan dan Prabowo Subianto. (WARTA KOTA)

Erick Thohir mengatakan dirinya menyerah apabila diminta membenahi permasalahan di Krakatau Steel dalam waktu singkat.

"Kalau Bapak dan Ibu (anggota DPR RI) tanya saya, Bisa enggak mereview Krakatau Steel dalam waktu seminggu, saya angkat tangan," kata Erick Thohir saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Senin (2/12/2019).

Menurut Erick Thohir, saat ini Krakatau Steel memiliki utang sebesar Rp 40 triliun.  

Selain itu, kata Erick Thohir, Krakatau Steel mempunyai puluhan anak perusahaan.

"Krakatau Steel dengan utang hampir Rp 40 triliun punya anak perusahaan yang berjumlah 60," katanya.

Erick Thohir Diminta Selidiki Keterlibatan Luhut Panjaitan dalam Konflik BUMN

Anggota Komisi VI DPR fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade meminta Menteri BUMN Erick Thohir untuk menyelidiki keterlibatan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) dalam kasus sengketa PT Karya Citra Nusantara (KCN) dan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN).

Hal itu dikatakannya dalam rapat kerja Komisi VI DPR bersama Menteri BUMN Erick Thohir, Senin (2/12/2019).

Halaman
1234
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved