GAMKI Sulut

DPD GAMKI Sulut Protes Digugurkannya Pdt Ruth Wangkai dari Calon Komisioner Komnas Perempuan

Berikut Pernyataan Sikap Protes DPD GAMKI SULUT digugurkannya Pdt Ruth Kezia Wangkai sebagai calon Komisioner Komisi Nasional Perempuan

DPD GAMKI Sulut Protes Digugurkannya Pdt Ruth Wangkai dari Calon Komisioner Komnas Perempuan
ISTIMEWA FOR TRIBUN MANADO
Ketua DPD GAMKI Sulut, Debby Suma 

TRIBUNMANADO.CO.ID - DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Sulut protes keras terhadap seleksi calon Komisioner Komisi Nasional (Komnas) Perempuan yang menggugurkan Pdt Ruth Kezia Wangkai.

Berikut Pernyataan Sikap / Nota Protes DPD GAMKI SULUT

1. Mempersoalkan dan mempertanyakan transparansi dalam proses seleksi calon komisioner KOMNAS Perempuan, terkait digugurkannya Pdt Ruth Wangkai telah berada pada peringkat ke-6, tanpa adanya pemberian penjelasan, klarifikasi bahkan bukti-bukti otentik yg menjadi alasan di eliminir dr calon komisioner KOMNAS Perempuan

2. Menolak KERAS seluruh proses dan hasil seleksi calon komisioner KOMNAS Perempuan karena ternyata telah melanggar prinsip perekrutan PARIS PRINCIPLE, yang jelas menyebutkan dalam proses perekrutan harus ada keterwakilan secara wilayah, gender dan keberagaman.

Di sini jelas Pdt Ruth telah memenuhi prinsip tersebut keterwakilan dari Sulawesi, gender dan keberagaman.

3. Mendukung upaya terstruktur dan masif dari pihak terkait dalam mengusut tuntas bahkan menindak tegas jika memang didapati adanya yang hal-hal bahkan oknum yang menodai kredibilitas proses perekrutan calon komisioner KOMNAS Perempuan yang kita banggakan.

Demikian penyampaian kami , kiranya dapat menjadi otokritik dan dapat segera ditindaklanjuti demi eksistensi dan kepercayaan publik kami sebagai masyarakat yang banyak berharap KOMNAS Perempuan dapat berbuat sesuai esensi pembentukannya mula-mula.

Ora Et Labora

DEBBY SUMA
Ketua DPD GAMKI SULUT

Ketua DPD GAMKI Sulut, Debby Suma
Ketua DPD GAMKI Sulut, Debby Suma (ISTIMEWA)

Ketua DPD GAMKI Sulut, Deby Suma mengaku akan menerima hasil yang dilakukan secara transparan dan penjelasan terkait gugurnya Pendeta Ruth Kezia Wangkai

"Jika ada penjelasan yang jelas dan masuk akal, tentu semua pihak akan mendukung penuh. Ada Paris Principle yang jelas-jelas menyebutkan jika harus ada keterwakilan baik secara gender, wilayah dan keberagaman dalam penentuan calon komisioner," katanya.

Katanya, Pendeta Ruth Kezia Wangkai mewakili wilayah Sulawesi, menghargai keberagaman dan mewakil gender.

Padahal nama Pdt Ruth berada di peringkat 6 hasil seleksi Pansel.

Diketahui, Pdt Ruth Kezia Wangkai, mantan Ketua Umum organisasi Perempuan Berpendidikan Teologia (Peruati) yang berada pada peringkat 6 hasil seleksi Pansel Komnas Perempuan, tak diakomodir sebagai komisioner terpilih saat Rapat Paripurna Komnas Perempuan.  

Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved