Berita Bolsel

Dalam 4 Tahun, 3 Warga di Kabupaten Ini Meninggal karena HIV/AIDS

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolaang Mogondow Selatan (Bolsel) mencatat kurun waktu 2015 sampai 2019 tercatat tiga pasien yang terkena HIV/AIDS.

Dalam 4 Tahun, 3 Warga di Kabupaten Ini Meninggal karena HIV/AIDS
topnews.in
HIV AIDS 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolaang Mogondow Selatan (Bolsel) mencatat kurun waktu 2015 sampai 2019 tercatat tiga pasien yang terkena virus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).

Hal ini dikatakan kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Bolsel Asni Mayulu, Senin (02/12/2019) ketika ditemui di kantornya.

Asni mengungkapkan dalam kurung waktu 2015 hingga 2019, sudah ditemukan tiga kasus HIV di Bolsel dan semuanya tercatat meninggal dunia saat menjalani perawatan.

"Terakhir pekan lalu, pasiennya remaja kisaran umur 22 tahun warga Kecamatan Pinolosian Tengah. Kasus HIV pertama kali ditemukan di Bolsel pada tahun 2015, hingga akhir tahun 2018," kata dia.

Dilanjutkannya, jika tingkat pengawasan dan pengendalian penyebaran virus ini terbilang masih sangat lemah di daerah, karena keterbatasan peralatan.

"Sebelumnya, upaya kami dalam melakukan pencegahan kebanyakan hanya bersifat sosialisasi. Untuk bertindak lebih jauh, sarana kita masih sangat terbatas," ungkapnya.

Disisi lain, Amir juga menuturkan untuk tahun 2019 ini tepatnya pada bulan Juli lalu pihaknya telah mendapat bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan berupa Rapid Test HIV.

Rapid Test merupakan alat screening medis sederhana yang dipergunakan untuk mendeteksi virus dalam diri seseorang.

"Untuk kelebihannya, bisa memberikan hasil cepat," jelasnya.

Ditambahkannya, rapid test sudah dibagikan ke tujuh Puskesmas yang ada di Bolsel.

Halaman
12
Penulis: Nielton Durado
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved