News

Inflasi Manado Bulan November 3,30 Persen, Tertinggi di Sulawesi dan Nasional

Inflasi Sulut berada di daftar teratas kota-kota tempat pengukuran Indeks Harga Konsumen di Pulau Sulawesi.

Inflasi Manado Bulan November 3,30 Persen, Tertinggi di Sulawesi dan Nasional
Tribun Manado/Fernando Lumowa
Kepala BPS Sulut, Ateng Hartono menjelaskan tentang angka inflasi Sulut di Bulan November 2019 di kantornya, Senin (02/12/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Inflasi Kota Manado pada Bulan November 2019 di angka 3,30 persen merupakan yang tertinggi di Pulau Sulawesi bahkan Nasional.

Inflasi Sulut berada di daftar teratas kota-kota tempat pengukuran Indeks Harga Konsumen di Pulau Sulawesi.

Dari 11 kota, 10 di antaranya mengalami inflasi di rentang 0,04 persen hingga 3,30 persen. Setelah Manado, ada Bau-Bau yang inflasi 0,87 persen; Pare-Pare 0,84 persen; Palu 0,27 persen, Watampone 0,26 persen

Selanjutnya, Gorontalo inflasi 0,23 persen; Mamuju 0,23 persen; Palopo 0,15 persen; Bulukumba 0,9 persen dan Makassar 0,04 persen.

Kendari satu-satunya kota yang mengalami deflasi yakni 0,36 persen.

Kepala BPS Sulut, Ateng Hartono mengatakan, fenomena inflasi Sulut yang dipicu harga komoditas kembali terjadi. "Kali ini lagi-lagi tomat sayur," ujar dia, Senin (02/12/2019).

Katanya, tomat sayur menjadi pemicu inflasi karena beberapa faktor. Pertama, komoditas ini menjadi bahan yang wajib ada di setiap menu makan warga di Sulut.

"Karena paling besar kebutuhannya, gejojak akibat kurangnya pasokan dan panjangnya rantai distribusi memicu kenaikan harga tinggi," jelasnya.

Pada Bulan November 2019, Kota Manado mengalami inflasi 3,30 persen. Sementara, inflasi nasional cuma di angka 0,14 persen (m to m).

Sementara angka inflasi tahun kalender sebesar 5,50 persen dan inflasi 'year on year' (inflasi tahunan) sebesar 6,32 persen.

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved