News

Habib Rizieq Belum Pulang, Ketua GNPF Sebut Pemerintah Kelewatan: Sampai Kapan Dibuat begini terus?

Persoalan Rizieq Shihab yang belum kembali ke Indonesia ditanggapi oleh Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Martak

Habib Rizieq Belum Pulang, Ketua GNPF Sebut Pemerintah Kelewatan: Sampai Kapan Dibuat begini terus?
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab tiba di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umun, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Persoalan Rizieq Shihab yang belum kembali ke Indonesia ditanggapi oleh Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Martak.

Menurutnya, sikap pemerintah kepada Rizieq Shihab sudah kelewatan.

Yusuf Martak meminta pemerintah berterus terang jika memang tak menginginkan petinggi Front Pembela Islam (FPI) itu kembali ke tanah air.

Dilansir TribunWow.com, Yusuf Martak pun sempat menyinggung nama sejumlah menteri.

Hal itu disampaikannya melalui tayangan YouTube Talk Show tvOne, Senin (2/12/2019).

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq menyapa ribuan anggota FPI diiringi salawat seusai menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (12/1/2017). Kehadiran Habib Rizieq di Mapolda Jabar dalam rangka memenuhi panggilan tim penyidik Polda Jabar terkait dugaan kasus penghinaan Pancasila.
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq menyapa ribuan anggota FPI diiringi salawat seusai menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (12/1/2017). Kehadiran Habib Rizieq di Mapolda Jabar dalam rangka memenuhi panggilan tim penyidik Polda Jabar terkait dugaan kasus penghinaan Pancasila. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Erick Thohir Akan Bubarkan Ratusan Anak Cucu BUMN Tak Jelas

Mulanya, Yusuf Martak menyebut kasus pencekalan Rizieq Shihab telah terjadi cukup lama.

"Kalau kita membahas ini kan sebetulnya bukan sebulan, dua bulan, hampir setahun," jelas Yusuf.

"Pertanyaannya, sampai kapan kita akan membuat rakyat atau masyarakat tidak pandai atau bodoh? Karena pejabat-pejabat tidak punya kejelasan," sambungnya.

Lantas, ia menyinggung Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD hingga Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko.

Disebutnya, sikap Moeldoko dalam menanggapi kasus Rizieq Shihab sudah kelewatan.

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved