Kabar FPI

Kuasa Hukum FPI Sebut Video Rizieq Siap Bela Pancasila & NKRI, Ketum Pernusa: Kalau Dibuka Malu Kita

Norman Hadinegoro meminta FPI untuk menyampaikan permintaan maaf terkait rekam jejak kelompok yang dipimpin Rizieq Shihab itu selama ini.

Kuasa Hukum FPI Sebut Video Rizieq Siap Bela Pancasila & NKRI, Ketum Pernusa: Kalau Dibuka Malu Kita
Tangapan Layar iNews
Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI), Habib Ali Alatas meminta untuk Ketua Umum Partai Pernusa (Perjuangan Rakyat Nusantara), Norman Hadinegoro melihat video rekaman Habib Rizieq. 

"Ini kan ada visi misinya, enggak ada kata Pancasilanya di sana," ujar Norman tak mau kalah.

"Baca AD/ART, di AD/ART kita jelaskan bagaimana itu," bantah Habib Ali lagi.

Lantas, Norman mengatakan bahwa bagaimanapun AD/ART FPI, kelompok yang dipimpin oleh Habib Rizieq itu harus meminta maaf kepada rakyat Indonesia.

"Apapun itu, saya meminta pada pemerintah meminta maaf, Pancasila buktikan di depan rakyat Indonesia," kata Norman.

"'Gua insaf, FPI akan bersama-sama dengan pemerintah'," imbuhnya.

"Bukan masalah insaf," bantah Habib Ali.

Namun, sekali lagi Norman meminta FPI meminta maaf kepada rakyat Indonesia terhadap apa yang telah dilakukan selama ini.

"Bersama-sama dengan rakyat Indonesia minta maaf masa lalu," ujar dia.

Menanggapi tuntutan maaf dari Norman, Habib Ali justru meminta agar melihat video rekaman pernyataan Habib Rizieq yang akan setia dengan negara ini.

"Dari awal kita mau sebut Habib Rizieq itu ada rekaman, boleh cek," kata Habib Ali.

Halaman
1234
Editor: Aldi Ponge
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved