Angka Perceraian

Perceraian di Manado Meningkat, Ratusan Perempuan Menjanda Tiap Tahun, Laki-Laki Digugat Duluan

Tahun 2018 terdapat 433 kasus, sebanyak 309 kasus merupakan cerai gugat dan cerai talak 124 kasus.

Perceraian di Manado Meningkat, Ratusan Perempuan Menjanda Tiap Tahun, Laki-Laki Digugat Duluan
tribun manado/isvara savitri
KETUA PENGADILAN AGAMA MANADO - Drs Mufi Ahmad Baihaqi MH. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus perceraian di Kota Manado, Sulawesi Utara tiap tahun terus meningkat hingga akhir tahun 2019.

Menurut data dari Pengadilan Agama Manado tiga tahun terakhir, tahun 2017 saja sudah mencapai 401 kasus dengan rincian cerai gugat 287 dan cerai talak sejumlah 114 kasus.

Tahun 2018 terdapat 433 kasus, sebanyak 309 kasus merupakan cerai gugat dan cerai talak 124 kasus.

Bahkan meski tahun 2019 belum berakhir sudah terdapat 474 kasus peceraian dengan 340 kasus cerai gugat dan cerai talak 134 kasus.

Pada tahun 2019, faktor-faktor yang mendominasi adalah perselisihan dan pertengkaran terus-menerus, yakni sebanyak 242 kasus.

Faktor kedua diduduki oleh meninggalkan salah satu pihak dengan 73 kasus.

Sedangkan data yang didapat dari Pengadilan Negeri Manado tidak jauh berbeda.

Perkara perceraian di sana pada tahun 2017 mencapai 332 kasus, 2018 363 kasus dan 2019 hingga bulan November sudah mencapai 411 kasus.

Jika dilihat dari data yang ada, cerai gugat di PA Manado masih menjadi primadona.

Hal tersebut menunjukkan bahwa perempuan masih lebih banyak mengajukan cerai dibandingkan dengan laki-laki.

Halaman
123
Penulis: Isvara Savitri
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved