Fasilitas Eselon III dan IV Dihapus: Begini Aturan soal Gaji

Kementerian Keuangan telah memangkas jabatan strukturan eselon III dan IV di jajaran kementeriannya. Namun Menteri Keuangan

Fasilitas Eselon III dan IV Dihapus: Begini Aturan soal Gaji
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi PNS. 


TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Keuangan telah memangkas jabatan strukturan eselon III dan IV di jajaran kementeriannya. Namun Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan para pejabat tidak mengalami perubahan gaji. Namun, terdapat perubahan fasilitas yang didapatkan.

"Gaji tidak berubah, tapi mungkin fasilitasya. Presiden kemarin menyampaikan di pidato tidak akan memengaruhi dari sisi penerimaan mereka (PNS)," ujar Sri di Jakarta, Jumat (29/11).
Salah satu faslitias yang diterima pejabat eselon III dan IV adalan mobil dinas.

Izin FPI Belum Diperpanjang, M Qodari: Gerakan Separatis harus Ditumpas

Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 76/PMK.06/2015 tentang Standar Barang dan Standar kebutuhan Barang Milik Negara Berupa Alat Angkutan Darat Bermotor Dinas Operasional Jabatan di Dalam Negeri, yang terbit dan berlaku pada 14 April 2015.

Fasilitas ini hanya diperuntukkan bagi pejabat negara setingkat eselon IV hingga menteri. Pejabat eselon III adalah kepala bagian pada pemerintahan pusat, pemprov atau pemkab/pemkot. Setara dengan camat pada jabatan struktural. Adapun eselon IV adalah kepala seksi setara dengan lurah.

Untuk pejabat eselon III, jenis dan spesifikasi mobil dinasnya adalan MPV 2.000 cc dengan bahan bakar bensin atau MPV 2.500 cc bermesin diesel. Adapun untuk pejabat eselon IV/Kakanwil (1 kabupaten), fasilitas yang didapatkan adalah 1 unit mobil dinas berjenis MPV 1.500 cc.

Adapun di lingkup Sektretariat Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak seluruh jabatan eselon III dan IV mengalami pemangkasan. Contohnya, jabatan yang memiliki fungsi melayani atau yang memegang satuan kerja tertentu.

"Karena itu sesuai dengan arahan KemenPANRB. Jadi tidak seluruh eselon III dan IV hilang. Tapi yang mempunyai fungsi pelayanan dan satuan kerja dia masih akan dipertahankan karena dia memang memiliki tanggungjawab struktural," ujar Sri Mulyani.

Walaupun terjadi pemangkasan pejabat eselon III dan IV, Sri Mulyani masih melantik pejabat eselon II, III dan IV di jajaran kementerian keuangan. Terdapat 25 pejabat baru di eselon II, 67 pejabat eselon III dan IV, serta 112 pejabat fungsional di lingkungan Badan Kebijakan Fiskal (BKF).

Sebelumnya, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Tjahjo Kumolo memastikan, pemangkasan eselon tidak akan berdampak kepada gaji pejabat tersebut. "Untuk gaji, tunjangan tidak ada perubahan, jabatan fungsional kan sama," ujar Tjahjo.

Reuni 212 Siapkan 450 Petugas Kebersihan, ASN Dilarang Ikut

Mantan Menteri Dalam Negeri itu tak mau menyebut penyederhanaan eselon sebagai pemangkasan. Sebab menurunya, pejabat eselon tersebut akan diubah jabatannya menjadi pejabat fungsional. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan agar kerja birokrasi pemerintahan semakin efektif dan efisien.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved