Berita Mitra

SKPD Kabupaten Ini Diminta Kelola PAD Harus Maksimal, Pengesahan APBD 2020

Dalam Pengesahan APBD 2020, setiap SKPD harus maksimal dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

SKPD Kabupaten Ini Diminta Kelola PAD Harus Maksimal, Pengesahan APBD 2020
TRIBUN MANADO/GIOLANO SETIAY
Sartje Taogan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam Pengesahan APBD 2020, Selasa (26/11/2019) yang digelar pada pukul 22.00 Wita hingga Rabu (27/11/2019) pukul 04.00 Wita, fraksi yang ada menegaskan setiap SKPD harus maksimal dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pasalnya dalam Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah DPRD Minahasa Tenggara (Mitra) Marty Ole bersama Wakil Ketua Tony Hendrik Lasut dan Katrin Mokodaser.

Yang menghadirkan Bupati James Sumendap bersama Wakil Bupati Jesaja J O Legi.

Masalah pengelolaan PAD disinggung keras pihak legislatif agar bisa dievaluasi oleh pihak eksekutif.

Dalam laporan pihak legislatif, diketahui ada tiga SKPD yang pengelolaan PAD belum maksimal dan masih di bawah rata-rata.

SKPD yang dimaksud yakni Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan Dinas Koperasi UKM Pemkab Mitra.

Setelah dikonfrimasi ke salah satu dinas yakni Disparbud oleh Kepala Dinas (Kadis) Sartje Taogan hari ini (28/11). Ia mengatakan, memang benar PAD yang dikelola didapati kendala di lapangan.

"Memang PAD kami dikhususnya di tempat wisata Lakban, Bentenan. Target yang harus dikelola dari PAD sebanyak 100 Juta dan hingga saat ini baru 30% dari target. Kendala yang ada yakni masalah pengelolaannya. Kan kita hanya memfokuskan di wisata Lakban. Dan itu kalau pun ramai pengunjung hanya dihari tertentu saja. Sehingga retribusi yang ada masih belum cukup. Memang untuk saat ini masih terbatas masalah pengelolaan PAD ini," tutur Taogan.

Ia berharap, agar tahun depan masalah pembangunan Gunung Soputan sebagai tempat wisata baru, bisa cepat rampung. "Yah supaya PAD yang ada bisa dibagi ke wisata gunung Soputan juga. Sehingga serapan PAD bisa berjalan bagus," tukasnya.

Untuk memenuhi target hingga akhir tahun seperti yang diharuskan. Pihak Disparbud terus berupaya mencari solusi lainnya. "Mengatasi hal ini, kami bakal percepat pembuatan Peraturan Bupati (Perbup) sehingga pihak kita bisa melakukan MoU dengan pengelola wisata yang ada di Minahasa Tenggara. Untuk mendongkrak PAD. Ini yang bakal menjadi langkah akurat kita. Akan tetapi hingga akhir tahun dipastikan bisa mencapai 50% untuk serapan PAD yang ada," tutup Taogan.

(Tribunmanado.co.id/Giolano Setiay)

BERITA TERPOPULER :

 Haji Lulung Sebut Dirinya Saksi Kunci Kasus Ahok: Kenapa KPK Tak Berani Periksa Saya?

 Gebrakan Ahok di Hari Ke-2 Jabat Komut Pertamina, Dirut Jadi Orang Pertama Terima Manuver BTP

 Cerita 2 Siswa Bunuh Guru SMK Ichthus Manado, Sering Mimpi Aneh Disentuh Orang, Berdoa Baca Alkitab

TONTON JUGA :

Penulis: Giolano Setiay
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved