Pembunuhan Sangihe

Kronologi Welfrido Harindah Tewas Dibunuh Ayah Anak di Sangihe

Kasus tersebut berawal ketika seorang polisi bernama Ipda Rofly Saribatian mendengar ada keributan antar warga

Kronologi Welfrido Harindah Tewas Dibunuh Ayah Anak di Sangihe
ISTIMEWA
Welfrido Harindah (54), warga Desa Utaurano, Tabukan Utara, Kabupaten Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ditemukan tewas dengan usus terburai, Selasa (26/11/2019) malam. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Welfrido Harindah (54), warga Desa Utaurano, Tabukan Utara, Kabupaten Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ditemukan tewas dengan usus terburai, Selasa (26/11/2019) malam.

Dari informasi yang diperoleh Tribun Manado, Kamis (28/11/2019), korban ditikam oleh dua orang tersangka berinisial MD (36), warga Kampung Bira, Kecamatan Tabukan Tengah, dan anak tirinya, SNK (23), warga Kampung Menggawa, Kecamatan Tamako.

Kasus tersebut berawal ketika seorang polisi bernama Ipda Rofly Saribatian mendengar ada keributan antar warga.

Keributan tersebut ternyata berasal dari kompleks perumahan Akembuala.

Rofly langsung mengubungi piket Polsek terdekat.

Rofly bersama warga kemudian langsung mengecek asal keributan tersebut.

Tak berapa lama ada warga yang berteriak bahwa ada orang tergeletak di jalan setapak.

Warga bersama polisi ke lokasi kejadian dan mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Naasnya dibagian perut korban terdapat luka sayatan yang sangat besar, hingga membuat usus korban terurai keluar.

Pihak kepolisian kemudian melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RSUD Liun Kendage.

Halaman
12
Penulis: Nielton Durado
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved