Kasus Gantung Diri

5 FAKTA, Pria Bolsel Gantung Diri di Pohon Kakao, Korban Depresi & Tewas Sudah 5 Hari

Pria asal Bolaang Mongondow Selatan ( Bolsel) Sumanti tewas gantung diri di pohon Kakao, tepat di kebun milik keluarganya.

5 FAKTA, Pria Bolsel Gantung Diri di Pohon Kakao, Korban Depresi & Tewas Sudah 5 Hari
istimewa
BREAKING NEWS - Warga Pilolahunga Ditemukan Gantung Diri di Pohon Kakao 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Publik daerah Sulawesi Utara, tepatnya di kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), dihebohkan dengan tewasnya seorang  pria bernama Sumanty Djauhari (24), akibat gantung diri.

Sumanti tewas gantung diri di pohon Kakao, tepat di kebun milik keluarganya.

Penemuan jenazah ini pertama kali ditemukan oleh Juminto Djauhari, kerabat dari korban, Rabu (27/11/2019).

Berikut ini fakta-fakta yang dirangkum tribunmanado:

2 Siswa Pembunuh Guru SMK Ichthus, Menyesal dan Mengaku Salah: Kami Minta Maaf Lewat Doa

1. Tak Pulang Rumah Beberapa Hari

Kapolsek Posigadan Ipda Irfandi Mokodongan menerangkan jika korban sudah dicari oleh pihak keluarga selama beberapa hari.

"Korban memang sudah tidak pulang selama beberapa hari ini," ujarnya.

Kepolisian  bersama TNI juga sempat mencari korban.

"Sewaktu kerabatnya ini pergi ke kebun, korban ternyata sudah tergantung di salah satu pohon Kakao," jelas Mokodongan.

2. Meninggal karena Depresi

Kapolsek Posigadan Ipda Irfandi Mokodongan mengatakan jika dugaan sementara karena korban depresi.

Pasalnya, dari postingan korban di akun media sosialnya terlihat sangat depresi.

"Dugaan sementara kami depresi. Karena itu kami lihat dari akun facebooknya," ujar Kapolsek ketika dihubungi Tribun Manado, Rabu (27/11/2019).

Meski begitu, pihaknya masih akan meminta keterangan dari keluarga korban.

Gebrakan Ahok di Hari Ke-2 Jabat Komut Pertamina, Dirut Jadi Orang Pertama Terima Manuver BTP

3. Murni Karena Bunuh Diri

Kapolsek memastikan jika Sumanty dipastikan tewas karena bunuh diri.

"Tak ada penyebab lain, ini murni bunuh diri," aku dia.

Saat ini korban sudah dikembalikan ke rumah orang tuanya, untuk dikebumikan.

4. Status Terakhir Korban

Status di facebook Sumanty Djauhari (24) sebelum ditemukan gantung diri di kebun.
Status di facebook Sumanty Djauhari (24) sebelum ditemukan gantung diri di kebun. (Istimewa)

Tribun Manado, mencoba menelusuri akun Facebook korban sebelum mengakhiri hidupnya.

Ternyata korban memang sempat menuliskan nada kekecewaan pada postingan terakhir di akun Facebooknya.

Postingan terakhir dibagikan korban tertanggal 21 November 2019.

Isi postingannya seperti ini :

"Kita tahu kita nda sempurna makanya kita nda ada guna bagi pa ngoni. Maka dari itu kita ambe keputusan mo ba bailang pa ngoni p pandangan. Karena selama timbul masalah, kita nda ada yang ba bela, kita cuma sandiri, kita selalu salah.

(Saya tahu saya tidak sempurna, makanya saya tidak berguna bagi kalian. Maka dari itu saya ambil keputusan untuk menghilang dari pandangan kalian. Karena selama timbul masalah, saya tidak ada yang membela, saya cuma sendiri, saya selalu salah)

"Okelah kita minta maaf, kalo kita banya salah pa ngoni. Kita minta maaf nda bisa jadi orang yang sempurna yang sesuai apa yang ngoni mau. Deng makasih makasih mama papa so kase hadir pa kita di dunia ini"

(Okelah saya minta maaf kalau sudah banyak kesalahan buat kalian. Saya minta maaf tidak bisa menjadi orang sempurna yang sesuai apa yang kalian inginkan. Makasih, makasih mama papa yang sudah hadirkan saya di dunia ini).

BISMILAH.

Cerita 2 Siswa Bunuh Guru SMK Ichthus Manado, Sering Mimpi Aneh Disentuh Orang, Berdoa Baca Alkitab

5. Tewas Sudah 5 Hari

Sumanty Djauhari (24) warga Pilolahunga, Kecamatan Posigadan yang ditemukan tewas di kebun, dipastikan sudah tak bernyawa sejak 5 hari lalu.

Hal itu dikatakan oleh seorang dokter di Puskesmas Posigadan melalui Kapolsek Ipda Irfandi Mokodongan.

"Menurut keterangan dari dokter korban memang sudah meninggal sejak 5 hari lalu," ujarnya ketika berbincang lewat telpon dengan Tribun Manado, Rabu (27/11/2019). (TRIBUNMANADO.CO.ID/NIELTON DURADO)

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:

Penulis: Rhendi Umar
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved