Berita Seleb

Viral Agnez Mo Tak Berdarah Indonesia, DNA Najwa Shihab Terdiri dari 10 Leluhur, Afrika Hingga Eropa

Menurut studi, Indonesia memang merupakan bangsa kosmopolitan, negara yang orang-orangnya berasal dari perlbagai belahan dunia

Viral Agnez Mo Tak Berdarah Indonesia, DNA Najwa Shihab Terdiri dari 10 Leluhur, Afrika Hingga Eropa
Instagram Najwa Shihab
Najwa Shihab 

"Tapi sekarang keturunan apa ya, haduh banyak, keturunannya ada 10," tambah perempuan kelahiran Makassar 16 September 1977 itu.

Dari hasil penelitian, diperlihatkan bahwa Najwa memiliki fragmen DNA dari moyang yang berasal dari Afrika Utara, Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah, Eropa Selatan, Afrika, Eropa Utara, diaspora Asia, diaspora Afrika, dan diaspora Eropa.

Komposisinya sebesar 48,54 persen South Asian, North African 26,81 persen, African 6,06 persen, East Asian 4,19 persen, African Dispersed 4,15 persen, Middle Eastern 3,48 persen, Southern European 2,20 persen, Northern European 1,91 persen, dan Asian Dispersed 1,43 persen.

Berkait banyaknya fragmen DNA yang dimiliki Najwa Shihab, ia tak merasa heran.

Najwa mengaku sebelumnya, sedikit banyak sudah mengetahui tentang perjalanan leluhurnya.

"Sebetulnya yang DNA-nya berasal dari banyak bangsa itu saya tidak terlalu terkejut, karena saya tahu moyang saya berasal dari Hadramaut (Yaman) dan Habib Ali itu ayahnya kakeknya Abi (Quraish Shihab)," ucap Najdwa.

"Jadi saya garis keturunan keempat, dari Hadramaut yang kebanyakan seorang pedagang, seorang pendakwah juga jadi memang berkeliling dan kemudian membayangkan bahwa katanya di situ menjadi ada (DNA) Asia Selatan-nya, Afrika Utara-nya karena saya membayangkan pedagang jalur sutra, jadi sepertinya bukan suatu hal yang mengejutkan," tutur wanita yang akrab disapa Nana itu.

Najwa menambahkan, keterlibatannya dalam penelitian ini karena ditawari oleh rekan-rekan dari Historia, di mana pemimpin redaksinya Bonnie Triyana merupakan sahabat Najwa.

Ketika mendapat presentasi tentang tujuan penelitian ini untuk mengetahui asal usul leluhur orang Indonesia, Najwa merasa tertarik dan menganggap hal ini amatlah perlu untuk menambah khazanah pengetahuan.

"Tujuan utamanya lebih bagaimana supaya menunjukan bahwa Indonesia itu beragam, bagaimana perbedaan itu bisa menjadikan kita jauh lebih kaya dan membuat kita bertoleransi, mungkin memahami perbedaan satu sama lain, buat saya itu tesis yang menarik dan saya langsung bilang oke mau," ucap Najwa.

Halaman
123
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved