Berita Bolsel

Hamil Lebih Dulu Jadi Penyebab, Pengadilan Agama Kantongi 45 Permohonan Perkara Dispensasi Nikah

Pengadilan Agama (PA) Bolaang Uki sejak pada awal Januari 2019 sampai dengan saat ini telah mengantongi 45 perkara permohonan dispensasi nikah.

Hamil Lebih Dulu Jadi Penyebab, Pengadilan Agama Kantongi 45 Permohonan Perkara Dispensasi Nikah
TRIBUN MANADO/NIELTON DURADO
Pengadilan Agama Bolaang Uki 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengadilan Agama (PA) Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mogondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara, sejak pada awal Januari 2019 sampai dengan saat ini telah mengantongi 45 perkara permohonan dispensasi nikah.

Hal ini, sebagaimana yang dikatakan oleh, Ketua PA Bolaang Uki melalui, Kepala Bidang Humas PA Bolaang Uki, Sukahata Wakano, ketika ditemui tribunmanado.co.id, Rabu (27/11/2019) di kantornya.

Menurut Sukahata, angka tersebut kian meningkat Pasca direvisinya UU No 1 tahun 1974 tentang Perkawinan, batas minimal wanita diperbolehkan menikah adalah di usia 16 tahun.

Sedangkan bagi laki-laki di usia 19 tahun.

"Dengan dinaikkan batas umur kedua pasangan minimal 19 tahun. Padahal maksud dari revisi UU itu, untuk mematangkan kedua pasangan dalam pernikahan, Namun menambah angka Dispensasi nikah," ucap dia.

Dituturkannya, bahwa dari 45 perkara permohonan itu, terdapat 15 sidang Isbat Nikah.

Sidang Isbat nikah ini, adalah permohonan pengesahan nikah yang diajukan ke pengadilan untuk dinyatakan sahnya pernikahan dan memiliki kekuatan hukum.

"Artinya lima belas perkara ini ialah permohonan pengesahan nikah untuk dinyatakan sah serta memiliki kekuatan hukum," tutur dirinya.

Sedangkan untuk sisanya yakni 30 perkara itu, yakni Dispensasi Nikah.

"Kebanyakan pengajuan Dispensasi nikah ini rata-rata perempuannya hamil duluan," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Nielton Durado
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved