Polisi Tembak Warga

Polda Sulut: Penembakan di Dumoga Sesuai Prosedur

Kronologinya ialah, Seorang anggota Polres Kotamobagu bernama Briptu Arik Setiawan sedang berangkat dari Manado menuju Mopuya.

Polda Sulut: Penembakan di Dumoga Sesuai Prosedur
ade pamungkas/tribun manado
Kabid Humas Polda: Penembakan di Dumoga Sesuai Prosedur 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Yules A. Abast, sampaikan bahwa penembakan di Dumoga sesuai prosedur.

Kasus itu terjadi di Desa Konarom Barat, Kecamatan Dumoga, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Selasa (26/11/2019) pukul 02.05 Wita.

"Penembakan itu sudah sesuai prosedur karena sebelumnya sudah memberikan tembakan peringatan, terlebih lagi jika polisi itu tidak menembaknya maka anggota polisi tersebut ia bisa tewas kena tikam oleh pelaku," ungkapnya.

Kronologinya ialah, Seorang anggota Polres Kotamobagu bernama Briptu Arik Setiawan sedang berangkat dari Manado menuju Mopuya.

Ketika berada di jalan Desa Komarom Barat, Dumoga, ia dicegat oleh beberapa anak muda.

Pada saat itu awalnya dirinya mengaku anggota polri dan ia meminta agar tidak mencegatnya.

Namun kemudian salah satu pemuda itu mengayunkan sajam bentuk cakram sebanyak 4 kali mengenai pintu samping mobil.

Oleh karena itu Briptu Arik mengeluarkan satu kali tembakan peringatan.

Namun hal tersebut tidak diindahkan, bahkan salah satu pelaku masih mengarahkan sajamnya ke arah badan Briptu Arik.

Karena Ia merasa terancam, maka Briptu Arik mengeluarlan tembakan ke arah pelaku.

Selanjutnya Briptu Arik melaporkan ke Polsek Dumoga.

Setelah itu pelaku yang mendapati luka tembak dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kotamobagu.

akibat kejadian tersebut mobil milik Briptu Arik rusak terkena sabetan cakram sebanyak 4 kali.

Disampaikan Kombes Pol Yules bahwa Menurut keterangan salah satu warga berinisial MB 29 tahun, bahwa ia sebelumnya juga sempat diserang oleh beberapa pemuda tersebut.

Pelaku berinisial RS dan MM.

Bedasarkan informasi beberapa pelaku itu sering meresahkan warga.

Untuk jumlah komplotan begal tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian.

TONTON JUGA :

 Ini Kritik Keras terhadap Presiden Jokowi dan Samakan Prabowo dengan Duterte

 Mobil Dirusak dan Hendak Diserang, Bripka Arik Terpaksa Tembak Warga

Berita sebelumnya, Briptu Arik Setiawan terpaksa melepaskan tembakan ke arah empat warga Desa Konarom Barat, Kecamatan Dumoga Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara.

Empat warga tersebut menghadangnya mobilnya dan mengancam nyawanya di depan SMP Negeri 6 Desa Konarom Barat, Selasa (26/11/2019) dini hari.

Dua peluru mengenai RC alias Ric, salah satu warga yang menghadang pada bagian pinggang dan dada.

Informasi yang dihimpun Tribun Manado, kejadian itu bermula saat anggota Polair Polres Kotamobagu ini tengah menuju ke Mopuya dari arah Kotamobagu.

Depan SMP, ia dihadang empat pemuda.

Untuk menghindari masalah, dia memperkenalkan dirinya sebagai polisi.

Namun keempat pemuda itu tak peduli.

Bahkan seorang diantaranya menghantamkan senjata cakram di bodi mobil bagian belakang.

Arik mencabut senjatanya dan melakukan tembakan peringatan.

Bukannya takut, para pemuda itu malah coba menyerang.

Hingga ia pun terpaksa melepaskan tembakan langsung ke arah para pelaku.

Arik pun melaporkan kejadian itu ke Polsek.

Mobil Arik mengalami penyot pada bagian belakang.

Mobil itu berada di kantor Polsek.

Kapolres Kotamobagu AKBP Gani Siahaan membenarkan kejadian tersebut.

"Situasi kini terkendali," kata dia. 

Penulis:
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved