Gaji Stafsus Presiden Rp 51 Juta, Saleh: Tak Efisien, Djarot: Menginspirasi

Staf khusus Presiden Jokowi jadi sorotan. Ada yang menilai terlalu banyak dan tak efisien, tapi ada yang bilang menginspirasi.

Gaji Stafsus Presiden Rp 51 Juta, Saleh: Tak Efisien, Djarot: Menginspirasi
SENO TRI SULISTIYONO/TRIBUNNEWS
Cara Jokowi Perkenalkan Staf Khusus Presiden Kaum Milenial, 7 Pemuda Berprestasi, Tonton Videonya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berapa gaji para staf khusus Presiden Joko Widodo? Rp51 juta.

Besar gaji itu mengaku pada Perpres 144/2015 tentang Besaran Hak Keuangan bagi Staf Khusus Presiden, Staf Khusus Wakil Presiden, Wakil Sekretaris Pribadi Prresiden, Asisten dan Pembantu Asisten.

Berdasar Perpres itu, gaji staf khusus Rp 51 juta, Wakil Sekpri Presiden Rp 36,5 juta, Asisten Rp 32,5 juta, dan Pembantu Asisten Rp 19,5 juta.

Besar gaji itu sudah termasuk gaji dasar atau gaji pokok, tunjangan kinerja dan pajak penghasilan.

Karena Presiden Joko Widodo kini memiliki 14 staf khusus, maka negara harus mengeluarkan Rp714 juta per bulan untuk menggaji mereka.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko tidak menjelaskan apakah besaran gaji staf khusus presiden itu akan mengalami perubahan atau tidak.

Ali Mochtar Ngabalin Tak Masuk Staf Khusus Presiden, Berjanji Selalu Dampingi Jokowi

Moeldoko mengaku tidak mengetahui persoalan tersebut.

"Mohon maaf, saya belum sampai ke sana. Belum sampai ke hal-hal yang bersifat adminstrasi," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/11).

Tujuh dari 14 orang staf khusus presiden berasal dari kelompok milenial.

Mereka adalah Putri Tanjung, Adamas Belva Syah Devara, Ayu Kartika Dewi, Angkie Yudistia, Billy Mambrasar, Aminuddin Ma'ruf dan Andi Taufan Garuda Putra.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Sigit Sugiharto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved